
Tomohon — Proses rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Honor Daerah (Honda) Kategori 2 (K2) di Kota Tomohon, mendapat pengawasan ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon. Pasalnya, diduga dalam proses rekruitmen tersebut ada yang tidak beres hingga membuat Komisi A akan melakukan penyelidikan.
Seperti dikatakan Ketua Komisi A, Drs Paulus Sembel bahwa, proses rekruitmen CPNS dan Honda K2 Tomohon harus diselidiki.
“Masalah CPNS dan Honda K2 sekarang, letaknya bukan pada kesulitan tes atau Lembar Jawaban Komputer (LJK) peserta seleksi CPNS akan langsung dibawa ke Kemenpan Reformasi Birokrasi, tapi masalahnya terletak pada proses rekruitmen apakah memenuhi persyaratan atau tidak,” tegas Sembel.
Pria yang dikenal vokal diruang sidang ini mengatakan, jangan sampai ada CPNS dan Honda K2 siluman yang tidak memenuhi syarat diikutkan dalam proses seleksi dan mengikuti tes.
“Sekali lagi saya akan mempersoalkan hal ini, dan kepada yang merasa dirugikan khususnya tenaga kontrak, silahkan mengadu dan saya akan mempersoalkannya sekaligus akan membawanya ke ranah hukum,” jelas Sembel.(Maria Wolajan)




















