KPU Minahasa Ajukan Usulan Anggaran Pilbub 2018 Kepada Bupati

Minahasa – Usai membahas dan menetapkan rencana kebutuhan anggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Minahasa tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa langsung menindaklanjuti dengan mengajukan rencana anggaran tersebut secara resmi kepada Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, di rumah dinas Bupati, Jumat (01/07), untuk selanjutnya diusulkan dalam pembahasan dengan Tim Anggaran.

Pengajuan anggaran kepada Bupati ini dilakukan langsung Ketua KPU Minahasa Meidy Y Tinangon SSi MSi didampingi personil Komisioner KPU Minahasa lainnya, serta Sekretaris KPU Minahasa DR Meidy Malonda MPd.

Dalam keterangannya usai menyerahkan usulan anggaran Pilbup Minahasa 2018 tersebut, Tinangon mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa karena telah merespon baik usulan KPU Minahasa ini.

“Pemkab Minahasa merespon dengan karena usulan anggaran diajukan tidak terlambat atau tepat waktu, sehingga sesuai dengan siklus perencanaan anggaran tahunan. Melalui pak Bupati, Pemkab telah menerima usulan itu untuk kemudian akan dijadwalkan pembahasannya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujar Tinangon sembari menambahkan bila anggaran yang diajukan pihaknya ini diluar anggaran pengawasan dan pengamanan.

Sementara, Bupati JWS yang menerima langsung kunjungan KPU Minahasa ini terkait usulan anggaran Pilbup 2018 yang memang jauh lebih besar dari Pilbup sebelumnya ini, memakluminya.

“Kami juga memaklumi bila anggaran ini di plot dalam dua tahun anggaran. Sebab sesuai dengan tahapan memang Pilbup Minahasa 2018 ini melalui dua tahun anggaran yakni 2017 dan 2018. Dengan demikian itu tidak akan membebani APBD di satu tahun anggaran, meskipun memang kebutuhan yang diusulkan ini jauh lebih besar dari sebelumnya,” ujar JWS.

Selain menyerahkan usulan anggaran Pilbup, KPU Minahasa dan Bupati JWS juga mendiskusikan rencana Memorandum of Understanding untuk kegiatan sharring data pemilih antara data Pemilu dan Data Pilhut serta data kependudukan.

“Hal ini akan menjadi bahan untuk program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” ungkap Ketua Divisi Data KPU Minahasa Lord Malonda SPd.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan