Manado – Staf Ahli Gubernur wajib mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam urusan dinas kemanapun.
“Staf Ahli Gubernur merupakan jabatan spesial, jadi di mana ada Gubernur dan atau Wakil Gubernur, Staf Ahli harus ada,” kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada wartawan usai pelantikan pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemprov Sulut pekan lalu.
Menurut Gubernur, Staf Ahli akan benar-benar dimaximalkan kemampuannya untuk membantu Gubernur dan Wagub dalam memimpin daerah ini.
“Jabatan Staf Ahli tidak boleh lagi dipandang sebelah mata,” tegasnya.
Terpisah, Wagub Kandouw menegaskan, anggapan umum bahwa Staf Ahli merupakan jabatan buangan akan dihapus. “Di bawah kepemimpinan OD-SK image Staf Ahli akan lebih diberdayakan.
Staf Ahli akan memberikan berbagai kajian dan telaah kepada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk dijadikan pertimbangan dalam merumuskan berbagai kebijakan yang pro rakyat demi kemajuan Sulut,” ujar amantan Ketua DPRD Sulut.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka menilai baik komitmen Gubernur dan Wagub untuk menghapus anggapan bahwa Staf Ahli Gubernur merupakan tempat buangan.
Namun menurut jebolan Fisipol UGM ini, komitmen saja tidak cukup. Harus ada langkah kongkrit.
“Jabatan Staf Ahli setara dengan jabatan Asisten, Kadis atau Kaban. Jadi sepatutnya fasilitas untuk Staf Ahli minimal harus sama. Contohnya mobil dinas, jika Asisten, Kadis, Kaban mendapatkan Kendaraan jenis Fortuner atau Pajero, demikian seharusnya diberikan kepada Staf Ahli,” katanya.
Diketahui, di Kabinet ODSK dari 3 jabatan Staf Ahli, sudah dilantik dua orang, yakni, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM yang dipercayakan kepada Lynda Watania dan Staf Ahli Gubernur Bidang ekonomi dan Pembangunan dijabat Marcel Sendoh.
Adapun Marcel Sendoh, saat dikonfirmasi wartawan menyatakan bersyukur dengan kepercayaan dari Pak Gubernur Olly dan Wagub Kandouw. “Tentunya kepercayaan ini akan dibalas dengan kerja keras untuk menopang dan mewujudkan visi-misi OD-SK bagi kesejahteraan dan kemajuan warga Sulut,” kunci Sendoh yang sebelumnya menjabat Kadis Nakertrans Sulut.
Hal senada dikatakan Watania yang mengungkapkan siap bekerja untuk mewujudkan Sulut Hebat.




















