Mega Proyek Air Bersih di Tinoor Diduga Bermasalah

Tomohon – Bantuan pemerintah pusat terkait pengadaan air bersih di Kelurahan Tinoor Dua Kecamatan Tomohon Utara tuai sorotan sejumlah warga. 


Tak pelak, Lurah Tinoor Dua, Wicklief Karinda pun mengakui, pihak pelaksana maupun penanggungjawab proyek tersebut belum pernah berkoordinasi dalam menanggapi persoalan terkait pipa air yang diduga rusdak parah.


Kepada wartawan Lurah Tinoor Dua itu mengatakan, sejak dirinya dipercayakan Wali Kota Jimmy Eman SE Ak sebagai Lurah, pihak pelaksana maupun penanggungjawab proyek belum pernah berkoordinasi. 


“Sepengetahuan saya, proyek ini di danai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN), sementara untuk pelaksana ditangani oleh Satuan Kerja (Satker) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Namun saya belum bisa memberikan keterangan lengkap, karena pihak mereka belum pernah berkoordinasi dengan saya, padahal semestinya dalam penyelesaian berkas administrasi saya wajib mengetahui,” jelas Karinda.


Aktifis Tomohon Coruption Watch (TCW), Steven Lalawi juga berharap, pihak pelaksana serius dalam menyelesaikan mega proyek tersebut.


 “Kebutuhan akan air bersih di Tinoor sangat mendesak, apalagi dengan adanya aktifitas gunung Lokon saat ini yang selalu mengeluarkan material vulkanik dan sering berjatuhan di wilayah sumber air. Masyarakat silahkan mengawasi pekerjaan mereka, jika tidak sesuai dengan spesifikasi atau sesuai petunjuk aturan, silahkan disampaikan kepada aparat penegak hukum. Mereka menggunakan uang rakyat, sehingga perlu diseriusi dan dikerjakan secara transparan terutama berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” tegas Lalawi.

 

Tinggalkan Balasan