Mitra-Kepala Dinas Pendapatan Asli Daerah (DISPENDA) Minahasa Tenggara Aria Wua, melalui sekertaris Rommy Mewengkang, memastikan untuk pendapatan asli daerah semester pertama tahun di tahun 2015 tinggi.
Karena menurut dia, ada beberapa factor yang menjadi penunjang sehingga PAD bisa meningkat.
“Seperti pajak daerah, retribusi daerah serta pendapatan lainnya,” sebutnya, kepada wartawan.
Menurutnya bahwa, daerah ini merupakan yang teringgi dalam merealisasikan PAD jika disbanding kabupaten/kota yang ada di Sulut.
“Kami kerjakan seperti apa yang diharapkan bapak Bupati James Sumendap, dimana daerah ini harus jadi pelopor pajak,” katanya.
Dirinya menambahkan, pihaknya selalu melakukan intensifikasi dan ektensifikasi dalam meningkatkan PAD di Mitra.
“Maksud dari intensifikasi yakni, pihak Dispenda selalu intens untuk menagih pajak kepada wajib pajak. Seperti restoran atau warung dan tempat usaha lainnya. Kami tidak hanya berdiam diri dan menunggu mereka datang menyetor pajak. Jika perlu, kami yang menjemput pajak dari mereka,” terang Mewengkang,
Lanjutnya, untuk ekstensifikasi, pihaknya selalu mencari peluang di mana saja yang bisa menghasilkan pajak.
Salah satu penyebab meningkatnya PAD di Mitra, lanjut dirinya, adalah pembangunan infrastruktur yang melibatkan galian c, sehingga pihak perusahaan juga membayar pajak dan meningkatkan PAD di Mitra.
“Bukan hanya itu saja. Ada juga infestor seperti tower-tower telepon yang membuat PAD di Mitra meningkat tajam,” bebernya.
Dia menghimbau, masyarakat untuk proaktif dan sadar dalam membayar pajak. Sebab hasil pajak yang yang disebut PAD itu, akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Diantaranya pengembangan pembangunan infrastruktur.
“Selain masyarakat, setiap SKPD yang menghasilkan PAD harus lebih proaktif bahkan menjadi contoh sebagai pelopor pajak. (Alfian Jay)




















