Monumen Benteng Moraya, Ikon Pariwisata Minahasa

Monumen Benteng Moraya, diharap jadi ikon pariwisata Minahasa
Monumen Benteng Moraya, diharap jadi ikon pariwisata Minahasa

Minahasa – Memasuki anggaran tahap keempat, pembangunan monumen Benteng Moraya di Kelurahan Roong Kecamatan Tondano Timur, yang saat ini sementara dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, merupakan salah satu tindakan nyata pemerintah dalam rangka menunjang sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa.

Keseriusan Pemkab Minahasa ini dibuktikan dengan kelanjutan pembangunan yang ditandai dengan lelang proyek pembangunan monumen benteng moraya tahap empat, dengan total anggaran hampir mencapai Rp 1 Miliar, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DPK) Kabupaten Minahasa.

Kepada CSN, Sabtu (08/03) pecan lalu, Kepala DPK Minahasa, Debby Bukara mengatakan, dengan adanya pembangunan Benteng Moraya ini diharapkan sektor pariwisata di Minahasa akan lebih menjual.

“Monumen ini diharapkan bisa menjadi daya tarik pariwisata di Minahasa yang ditunjang juga dengan danau Tondano, karena monumen ini mengisahkan tentang sejarah awal peradaban di Tondano di masa perang Tondano,” terang Bukara.

Ditambahkannya, lelang pembangunan monumen Benteng Moraya sendiri telah memasuki pembangunan tahap empat dan sebentar lagi dilakukan panitia lelang, melalui LPSE atau lelang e-Pro.

“Pada tahap satu dan dua ditangani Dinas Pekerjaan Umum Minahasa, sedangkan pada tahap tiga dan empat ini ditangani langsung DPK Minahasa,” tambah Bukara.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan