Pembebasan Lahan Investasi Rp 8 Triliun di Kumelembuai Belum Juga Dilakukan

Tomohon—Kota Tomohon kembali kedatangan investor yang bergerak dibidang agribisnis holtikultura yang siap menanamkan investasi sebesar Rp8 triliuun dalam bentuk pembuatan pabrik pengalengan sayur di Kelurahan Kumelembuai Kecamatan Tomohon Timur.

Hanya saja, investasi yang akan masuk dinilai untuk menyenangkan hati warga atau sorga telinga. Sebab sampai saat ini, Pemkot Tomohon sendiri belum mendapatkan informasi jika kapan pembangunan pabrik pengalengan sayur tersebut dilaksanakan.

Buktinya, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Tomohon Ronni Lumowa SSos MSi ketika ditanya wartawan soal investasi tersebut, menyatakan jika sampai saat ini pihak investor belum melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik. Padahal sesuai janji dari pihak investor, pembebasan lahan akan segera dilakukan paling lambat akhir bulan ini.

“Lahan sudah disediakan oleh pemerintah kelurahan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dibebaskan. Jika memang jadi, maka Pemkot Tomohon akan memberikan kemudahan dalam pengurusan ijin,” ujar Lumowa kepada wartawan, Senin (22/02/2016).

Dirinya pun mengakui jika sampai saat ini belum ada koordinasi lanjutan dari pihak PT Arung Keke Berjaya untuk pembangunan pabrik di wilayah Kumelembuai.

“Kita harapkan akan ada koordinasi lanjutan jika investasi tersebut bisa jadi di kota ini,” tambah Lumowa.

Sebelumnya, PT Arung Keke Berjaya yang saat ini dimotori oleh putra kawanua bernama Hengky Dotulong telah mengadakan pertemuan dengan Pemkot Tomohon bersama masyarakat petani yang ada di wilayah Kumelembuai dalam bentuk sosialisasi. Dipilihnya daerah tersebut karena Kelurahan Kumelembuai memiliki potensi dan keunggulan akan hasil pertanian sayur.

“Pada bulan ini (Februari ini,red) kami akan segera melakukan pembebasan lahan dan langsung dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini,” katanya.(mar)

Tinggalkan Balasan