Pemkot Beri Bantuan Korban Banjir Tomohon

Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, paket sandang serta matras kepada 50 keluarga perwakilan masyarakat Kota Tomohon yang terkena dampak banjir pekan lalu, penyerahan dilaksanakan di pendopo kantor Walikota Tomohon, Jumat (24/03/2017).

Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bersama Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan, ketua DPRD Ir Miky Wenur, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Nikson Purnama STh, Wakapolres Tomohon Berty Rengkuan, Sekot Ir Harold Lolowang MSc dan Kadis Sosial dr John Lumopa.

Saat penyerahan Walikota Tomohon mengatakan dalam data, se Kota Tomohon ada 410 kepala keluarga yang terkena dampak banjir.

“Dengan adanya bantuan ini kiranya dapat membantu meringankan beban kepada keluarga yang terkena dampak banjir” ujar Eman.

Dijelaskannya Setelah penyerahan ini, tim akan mendatangi dan menyerahkan langsung di kelurahan yang terkena banjir kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan akan bantuan ini.

Bantuan akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang terkena dampak banjir, tidak akan diserahkan kepada perwakilan keluarga agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran, dan setiap keluarga mendapatkan satu paket bantuan didalamnya 15 item.

Kepada para lurah yang kelurahannya mendapat musibah banjir, Walikota memintakan untuk dapat mendata sebaik mungkin agar setiap keluarga yang terkena dampak tersebut dapat terdata dan akan memperoleh bantuan. Walikota juga mengajak agar kita semua sebagai masyarakat Kota Tomohon untuk tetap berdoa agar Tomohon dijauhkan dari bencana.

“Sebagai Pemerintah menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah turut membantu meringankan beban kepada masyarakat yang mendapat bencana.
Ditambahkannya saat ini melalui instansi terkait sementara mengevaluasi lokasi mana yang berpotensi rawan banjir, rencananya akan membuat atau menambah check dam dibagian wawo dan bagian utara dan hal ini akan dapat menanggulangi serta meminimalisir banjir saat curah hujan tinggi,” jelas Eman.

Saat bersamaan Pemerintah Kota Tomohon bekerjasama dengan pihak Pertamina melaksanakan sosialisasi penggunaan bright gas 5,5 kg non subsidi dan 3 kg bersubsidi.

Walikota Tomohon menjelaskan gas 3 kg yang bersubsidi berangsur akan dikurangi dan hanya diperuntukan bagi masyarakat ekonominya tidak mampu.

Kepada para ASN atau tenaga kontrak Eman menegaskan agar dapat menggunakan gas LPG 5,5 Kg ataupun 12 kg (bersubsidi) dan diharapkan menjadi contoh dalam masyarakat.

“Saya yakin seluruh ASN dan Tenaga bantu dijajaran Pemkot Tomohon adalah masyarakat yang mampu dalam berbagai sisi termasuk dalam sisi ekonomi” tambahnya.

Demikian juga kepada pihak Pertamina Walikota mengharapkan agar dapat memperhatikan ketersediaan akan gas dalam masyarakat sehingga tidak terjadi kelangkaan gas dalam masyarakat.

Kesempatan itu pihak pertamina menyerahkan piagam penghargaan kepada pemerintah Kota Tomohon atas partisipasi dalam mendukung penggunaan LPG non subsidi dan mendorong penyaluran LPG 3 kg bersubsidi tepat sasaran, kepada Walikota dan Wawali Kota Tomohon diserahkan juga secara simbolis tabung bright gas dari MBM PT Pertamina.

Sementara itu Marketing Branch Manager Pertamina Sulutenggo Gunawan Wibisono mengapresiasi pihak Pemkot Tomohon yang telah bekerjasama dalam mensosialisasikan akan penggunaan gas 5,5 kg non subsidi dan penggunaan gas 3 kg bersubsidi.

Turut hadir dalam kegiatan perwakilan Kajari Tomohon, Wakil Ketua DPRD Carrol Senduk, Kepala Lapas Anak Tomohon Budi Sarjono, Kepala Lapas Perempuan Manado di Tomohon Dra Anggriani Hidayat, anggota DPRD Frets Keles bersama Jemmy Sundah, para tokoh agama dan masyarakat serta para pejabat jajaran Pemkot Tomohon. (Mar)

Tinggalkan Balasan