Pemuda GMIM Gelar Konsultasi di Wilayah Tombatu Selatan

Ketua Pemuda Sinode GMIM, Toar Pangkey (foto:ist)
Ketua Pemuda Sinode GMIM, Toar Pangkey (foto:ist)

Mitra – Ratusan Pemuda se-Sinode GMIM, menghadiri kegiatan konsultasi yang dilaksanakan di wilayah Tombatu Selatan, Kecamatan Touluaan Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), 19-21 September 2014 ini.

Pembukaan kegiatan yang diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Yani Rende M.Th,dilaksanakan di jemaat Kalvari Kalait.

Ketua Pemuda Sinode GMIM Toar Pangkey ST.MT, usai ibadah pembukaan kepada wartawan mengatakan bahwa konsultasi bertujuan untuk mengevaluasi program pemuda di tahun 2014 apakah sudah menyentuh atau belum, dan apakah program-program yang ada apakah memberi dampak kepada masyarakat khususnya Pemuda GMIM.

Dilanjutkan Pangkey, kegiatan konsultasi ini bertujuan untuk menyusun program Pemuda GMIM untuk tahun 2015, dengan memodifikasi program tahun 2014.”Dalam konsultasi ini juga akan dibicarakan bagaimana pemuda GMIM menyikapi persoalan ataupun masalah yang terjadi saat ini, khususnya yang menyangkut dengan pemuda seperti hal-hal negatif yang antara lainnya, Tarkam, obat-obat terlarang, prostitusi, serta hal-hal negatif lainnya,” jelas Pangkey.

Hal senada juga turut dikatakan oleh Bendahara Pemuda Sinode GMIM Melisa Gerungan, yang mengatakan melalui konsultasi ini, semoga akan mendapatkan suatu program-program yang menyentuh ke masyarakat khususnya Pemuda GMIM.

“Kiranya dengan kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi kehidupan Pemuda,” kata ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara (Sulut) yang dikenal murah senyum ini, yang juga memberikan apresiasi kepada jemaat Kalvari Kalait, yang sangat baik dalam melayani para peserta konsultasi.

Lanjutnya”Apresiasi juga diberikan kepada masyarakat yang ada di desa Kalait, karena begitu sopan dan ramah dalam menyambut peserta konsultasi,” tandasnya.

Diketahui, dalam laporan panitia lokal yang dibawakan oleh Sym Redi Runtunuwu, Wilayah Tombatu Selatan, ada delapan Jemaat dan 36 Kolom,siap untuk menjadi tuan rumah kegiatan konsultasi ini. “Dan khusus untuk Jemaat GMIM Kalvari Kalait sendiri terdiri dari 18 Kolom, siap jadi tuan rumah. Kami juga menyiapkan konsumsi hingga kegaiatan selesai, dan akan memberikan cendera mata untuk peserta yang berupa Kacang Gula, kue biji-biji Pulo serta Gulah merah, yang merupakan penganan khas desa Kalait,” ungkapnya.

Hadir juga pada ibadah pembukaan kegiatan tersebut, Bupati kabupaten Mitra James Sumendap SH, yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol Jopi Mokodaser, Camat Touluaan Selatan Nico Damongilala, Hukum Tua Kalait, pengurus Pemuda Sinode GMIM serta para undangan lainnya.(alfian tompunu)

Tinggalkan Balasan