Minut—Gonjang-ganjing terkuaknya rekaman “papa dapat jatah proyek” yang diperankan sebagai “aktor utama” yakni Kepala dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Minut Ir Stevenson Koloay, membuat gerah Pimpinan Dekab (Pimdekab) Minut.
Salah satunya Ketua Dekab Minut Berty Kapojos. Kapojos geram, saat mendengar rekaman tersebut dan berjanji secara kelembagaan bakal menyurati Kadis PU dan meminta langsung pertanggungjawabannya terkait maksud dan tujuan isi rekaman tersebut.
“Secepatnya kita akan bicarakan di tingkat pimpinan dan mengirimkan surat hearing ke Kadis PU,” tutur Kapojos, belum lama ini.
Ditambahkan Kapojos, pemanggilan yang akan dilakukan nantinya dilakukan secara terbuka. Sebab, soal proyek Aspirasi masyarakat (Asmara) itu merupakan usulan masyarakat yang diperoleh saat reses, Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) hingga pembahasan dan penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016.
“Klarifikasi dan pertanggungjawaban itu penting. Biar semuanya jelas apa maksud dari pernyataan dalam isi rekaman yang diperankan Kadis PU,” tegas Kapojos.
Kadis PU Ir Steven Koloay sendiri dikonfirmasi berjanji siap memenuhi panggilan mengenai pembicaraan isi rekaman. Dia menegaskan, tak ada yang salah dalam pembicaraan tersebut sebab 73 paket proyek itu memang berasal dari asipirasi dewan.
“Soal proyek Asmara itu silahkan ditanyakan ke pihak aspirator (Dewan,red). Saya takut jangan sampai aspirasi yang sudah dibawah dari Musrembang dan Reses itu salah diplot dalamAPBD, makanya saya tegaskan silahkan dikomunikasikan dengan pihak aspirator. Saya siap dan akan mempertanggungjawabkan pembicaraan direkaman itu,” ucap Koloay.(ecanamangge)




















