
Daerah-daerah tersebut antara lain Kelurahan Perkamil dan Taas. Banjir ini cukup meresahkan warga yang masih trauma dengan bencana banjir 15 Januari lalu.
Di beberapa jalan utama seperti jalur ring road, terpantau terjadi kemacetan yang cukup panjang akibat air sungai yang melewati jalur ring road lewat jembatan kini meluap ke badan jalan.
Pantauan Cybersulutnews.co.id, air sudah setinggi 50 cm, atau setinggi lutut orang dewasa. Kendaraan yang lewat pun cukup kesulitan untuk menerjang genangan air.
Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan sebelumnya sudah turun memantau situasi Kota Manado.
“Saya langsung mengecek di setiap kecamatan yang ada di Manado, dan setiap camat sudah memberikan informasi keadaan wilayahnya saat ini aman dengan kondisi hujan deras. Kita musti waspada bencana, sebab sudah memasuki musim penghujan saat ini,” kata Ai Mangindaan.
Lanjut Wawali Manado yang bergelar Doktor ini, berdasarkan laporan dari BMKG sampai tiga bulan kedepan Kota Manado potensi hujan ringan dan sedang.
“Kami Pemkot Manado sementara ini lakukan pembenahan drainase. Dan tetap siagakan semua aparat yang ada dari camat, lurah sampai kepala lingkungan untuk waspada bencana serta selalu untuk menjaga lingkungan agar kebersihannya selalu terjaga,” jelasnya sembari berpesan agar masyarakat Manado untuk bersama berpartisipasi aktif menjaga kebersihan serta mewaspadai bencana terutama warga yang tinggal di daerah rawan becana. (Jenglen Monolong)


























