Siap Majukan Desa Agotey, Vivie Evie Pesik (VEP) akan Daftar Calon Hukum Tua

Manado – Semangat baru untuk kemajuan dan perubahan nyata tengah menyelimuti Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Vivie Evie Pesik, ST (VEP)seorang putri asli desa yang memiliki rekam jejak panjang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Hukum Tua.

Dengan menggunakan tagline Visioner, Elegan dan Profesional, VEP direncanakan akan mendaftar di sekretariat panitia pemilihan Hukum Tua Desa Agotey pada hari Kamis, 16 April 2026.

Langkah ini diambil dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga warga desa yang menginginkan kepemimpinan yang profesional dan berpengalaman.

Vivie Evie Pesik lahir di Agotey pada 29 April 1973. Ia bukan sosok asing di dunia pemerintahan, melainkan seorang PNS yang bertugas di Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Biro Administrasi Pembangunan.

Dengan pangkat Penata Tingkat I (III/d), ia memiliki pengalaman panjang mengelola administrasi, keuangan, dan pembangunan selama bertahun-tahun.

Profil dan Kompetensi

VEP yang pernah mengikuti kursus pengelolaan keuangan daerah di sekolah tinggi akuntansi negara, bintaro jakarta, dengan predikat lulusan terbaik, memiliki pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan provinsi.

Ini menjadi modal utama yang akan ia bawa untuk memajukan desanya sendiri.

Berikut adalah rangkuman perjalanan karir dan pendidikan beliau:

Riwayat Jabatan:

– Memiliki pengalaman sebagai Bendahara, Pengurus Barang, hingga Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP).
– Aktif mengelola administrasi pembangunan dan penilaian kinerja pegawai sejak tahun 2015 hingga saat ini.

Pendidikan:

– Sarjana (S1) Teknik Informatika dari Institut Teknologi Minahasa.
– Diploma III dari Sarjana Muda ITM.
– Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di sekolah-sekolah ternama di Minahasa dan Manado.

Visi untuk Desa Agotey

Desa Agotey yang terletak di kaki Gunung Tatawiran, dengan ketinggian sekitar 400 mdpl dan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, memiliki potensi alam yang sangat besar. Namun, tantangan pembangunan infrastruktur dan ekonomi pun tak kalah nyata.

Dalam kesempatannya, Vivie Evie Pesik menyampaikan tekad kuat untuk memajukan daerah kelahirannya.

“Saya adalah putri asli Agotey yang tumbuh dan besar di sini. Pengalaman saya bekerja di pemerintahan provinsi mengajarkan saya bagaimana tata kelola yang baik dan bagaimana pembangunan harus direncanakan dengan matang. Saya ingin membawa ilmu dan pengalaman itu pulang ke kampung halaman.”

Ia pun menegaskan komitmennya untuk bekerja keras demi kesejahteraan warga.

“Kami siap membawa perubahan. Dengan dukungan doa dari tokoh agama, dukungan moral dari tokoh masyarakat, dan kepercayaan seluruh warga, saya berjanji akan mengabdikan diri sepenuhnya untuk kemajuan Desa Agotey yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.”

Tentang Desa Agotey

Desa yang diresmikan sejak tahun 1988 ini memiliki luas wilayah sekitar 500 Ha dengan jumlah penduduk berkisar antara 600 hingga 800 jiwa yang terbagi dalam 3 wilayah (Jaga). Dikelilingi oleh keindahan alam dan hutan lindung, desa ini memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata alam yang selama ini belum tergarap maksimal.

Kehadiran sosok pemimpin yang memiliki latar belakang birokrasi dan pembangunan seperti Vivie Evie Pesik diharapkan dapat menjadi jembatan emas untuk menarik perhatian pembangunan hingga ke pelosok desa, serta meningkatkan kesejahteraan para petani dan masyarakat umum.

Semangat perubahan telah terbuka. Masyarakat Desa Agotey kini menantikan langkah nyata dari calon pemimpin mereka untuk mewujudkan desa yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan