Wali Kota AA Lantik Pengurus BPPD Manado

MANADO – Pengurus Penentu Kebijakan dan Pelaksana, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado Periode 2025–2029 secara resmi dilantik Wali Kota Manado Andrei Angouw.
Pelantikan ini dilaksanakan di Ruang Toar Lumimuut Lantai 2 Pemkot Manado,  Rabu (19/11/25).
Pelantikan ini sesuai dasar hukum berdasarkan Peraturan Walikota (Perwakilan) Manado Nomor 9 Tahun 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Pieterson Dandel, M.PH., Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Esther Mamangkey SE, MM, serta Kabid Pemasaran Dispar Kota Manado Abdiel Bajen SE, Ak.
Perlu diketahui, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado memiliki fungsi sebagai koordinator promosi pariwisata yang dilakukan oleh dunia usaha, dan sebagai mitra kerja Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Adapun susunan pengurus sebagai berikut, Grace Netty Tielman sebagai Ketua BPPD Kota Manado Periode 2025-2029 dan Felix Palenewen, S.E., M.Sc sebagai Direktur Eksekutif.
Penentu Kebijakan dan Pelaksana, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado Periode 2025 – 2029 berjumlah 9 (Sembilan) personil, mewakili asosiasi serta pakar/akademisi.
Struktur Penentu Kebijakan dan Pelaksana, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado Periode 2025 – 2029 yang dilantik: Grace Netty Tielman, Felix Palenewen, S.E., M.Sc., Amelia Tungka, M.Si., David Kalalo, S.S., Astrid Kumentas, S.Sos., Dr. Melki M. I. Kumaat, S.Sos., M.Si., Dr. Ir. Frangky J. Paat, S.P., M.Si., Edbert M. Mirah, S.T., M. PWK., Yvonne Tukunang, S.Sos., Peggy Saerang, S.P.
Dalam melaksanakan masa tugas, Pengurus Penentu Kebijakan dan Pelaksana, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dalam hubungan kerja dengan instansi pemerintah.
Selanjutnya setelah dilantik, maka para pengurus BPPD Kota Manado berkoordinasi dengan Badan Promosi Pariwisata Indonesia. BPPD Kota Manado bertugas meningkatkan citra kepariwisataan kota Manado, dengan melakukan sinergitas program, melakukan kegiatan promosi, menggalang pendanaan dari sumber APBN dan APBD, serta Riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata Kota Manado
Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menegaskan bahwa BPPD memegang peranan penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing pariwisata Kota Manado di tingkat nasional maupun internasional.
“Berharap struktur pengurus yang baru dapat menghadirkan inovasi, kreativitas, dan terobosan untuk memajukan sektor pariwisata yang menjadi salah satu lokomotif ekonomi daerah. Bekerja dengan output yang jelas, dan memperhatikan kualitas produk, agar Manado dapat terekspos keluar dengan baik,”‘ ujar Angouw.
Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Manado Esther Mamangkey kepada sejumlah media mengatakan dengan pembentukan BPPD Kota Manado Dinas Pariwisata merasa sangat terbantu karena sebagian yang namanya badan promosi akan dilaksanakan badan promosi
“Tupoksinya sudah jelas untuk mempromosikan pariwisata di Kota Manad, baik itu melalui pameran, iven atau melalui dalam negeri maupun luar negeri,” ucap Mamangkey.
Sementata, Direktur Eksekutif BPPD Manado yang baru dilantik, Felix Palenewen, menekankan fokus utama lembaga tersebut, yakni peningkatan branding dan citra Kota Manado.
“Kami berkomitmen membangun identitas kota yang kuat di mata dunia, bukan hanya untuk menarik wisatawan, tetapi juga investor dan talenta global,” ujar Palenewen.
Menurutnya, penguatan citra kota akan dilakukan melalui promosi terpadu, kolaborasi dengan pelaku industri, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan informasi. BPPD Manado juga akan mendorong berbagai event berskala nasional dan internasional untuk memperkokoh posisi Manado sebagai destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia.
Dengan dilantiknya pengurus baru ini, Pemerintah Kota Manado menegaskan kembali komitmennya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sulawesi Utara, dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BPPD diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu mengharmoniskan potensi alam, budaya, dan kreativitas warga dalam sebuah narasi besar “Manado sebagai kota wisata dunia.” (yanes)

Tinggalkan Balasan