Manado – Entah dibangun semasa jabatan Jimmy Rimba Rogi atau G S V Lumentut, proyek Pohon Natal di depan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang berdiri kokoh di lapangan Tikala diduga bermasalah.
Pasalnya Pohon Natal yang tepat berhadapan dengan Kantor Pemkot Manado itu dibangun dengan menutupi patung yang menjadi ikon lapangan Tikala sebelumnya. Patung tersebut merupakan proyek dibangun sebelum Walikota yang berkuasa saat ini.
Malah patung yang perlihatkan sarat makna gotong royong alias saling bekerja sama menopang, yakni terdiri dari beberapa patung manusia yang saling menopang hingga menjulang keatas itu dengan seenaknya ditutupi proyek Pohon Natal yang selama ini kokoh berdiri menghiasi lapangan tersebut.
Pantauan Cybersulutnews.co.id, saat melihat langsung dari dekat, patung beberapa manusia itu tepat berada di tengah-tengah Pohon Natal itu. Gawatnya lagi, masyarakat tidak pernah mengetahui kalau di dalam pohon natal raksasa itu ada patung beberapa manusia tersebut, karena selama ini tertutupi dengan Pohon Natal tersebut.
“Ini aneh, berapa tahun ini pohon natal itu menutupi patung yang seharusnya tetap menjadi ikon terdahulu dilapangan tersebut. Ini bisa disebut pemerintah hilangkan dengan menutupi patung-patung itu dengan pohon natal. Jadi kelihatan ada kesalahan bahkan penyimpangan dari proyek pohon natal tersebut,” ungkap Johan, warga Manado.
“Pohon natal ini sudah berapa taun berdiri menutupi patung. Ada apa ini,” sambung Jhon bertanya.
Ironisnya ketika dikonfirmasi kepada Ade Saerang salah satu anggota DPRD Kota Manado melalui pesan singkat sms enggan memberikan komentarnya, ia memilih diam dan tidak membalas pesan singkat yang dikirimkan Cybersulutnews.co.id.
Sedangkan Winston Monangin fraksi partai Nasional Demokrasi (NasDem), melalui telepon selulernya mengatakan belum mengetahui adanya patung di dalam pohon natal yang sudah lama dibangun itu. “Saya belum tau, nanti kita cek bersama besok,” katanya kepada Cybersulutnews.co.id.
Sementara Kabag Humas Pemkot Manado, Frangky Mocodompis mengatakan, pembangunan pohon natal raksasa itu sudah dipertimbangkan terlebih dahulu oleh Pemkot Manado. “Kita hitung dari aspek pemanfaatan. Itu kan tidak dibongkar, hanya ditutupi saja,” kata Mocodompis ketika dikonfirmasi Cybersulutnews.co.id di kantor Pemkot Manado Senin (29/09) sore.(jenglen manolong)





















