Tenaga Kontrak Tomohon Minta Honor Sesuai UMP

Tomohon – Menjelang tutupnya 2013, tenaga kontrak Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon meminta pemerintah menyesuaikan upah mereka sesuai Upah Minimum Pemerintah (UMP) untuk 2014 nanti.

Menurut sejumlah tenaga kontrak, hal ini sangat beralasan karena besarnya tingkat hidup masyarakat setiap harinya semakin tinggi

“Kan tugas dan kerja kami sama dengan staff yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jadi saya pikir tak salahnya Pemkot Tomohon harus menaikkan honor kami sesuai UMP,” kata Yantie, nama disamarkan, salah satu tenaga kontrak Pemkot Tomohon.

Bukan hanya soal besaran, tapi seringkali honor mereka terlambat dibayarkan.

“Pengalaman saya, honor kami sering lambat dibayar pada saat awal-awal tahun. Bahkan pernah sampai menunggak 3 bulan baru dibayarkan. Semoga ini menjadi perhatian pemerintah,” ujar Yantie.

Walikota Jimmy Eman saat dikonfirmasi mengatakan Pemkot Tomohon selalu berusaha memperhatikan kesejahteraan PNS, termasuk tenaga kontrak.

“Tentunya itu akan dibahas lebih lanjut. Untuk itu saya menghimbau mereka (tenaga kontrak-red) untuk fokus bekerja sesuai Tupoksi,” kata Eman seraya mengatakan dirinya selalu menginstruksikan untuk mengevaluasi tenaga kontrak ini setiap tahunnya.

Diketahui Pemprov Sulut menetapkan UMP tahun 2013 sebesar Rp 1.550.000. Pemkot Tomohon sendiri membayar honor tenaga kontrak sebesar Rp 1.250.000. (Maria Wolajan)