DPRD Tomohon Lambat, Alat Kelengkalan Hambat Sejumlah Agenda
Tomohon – DPRD Kota Tomohon dinilai lambat membahas Alat Kelengkapan Dewan. Alhasil saat ini DPRD Tomohon masih dalam tahapan menunggu persetujuan Pemprov Sulut soal Pimpinan DPRD definitif yang sudah diajukan beberapa waktu lalu yakni Ketua Nitha Micky Wenur dari Partai Golkar, Wakil Ketua Carol Senduk dari PDI Perjuangan dan Wakil Ketua Joudy Moningka dari Partai Demokrat.
Bukan hanya itu, 20 legislator yang baru dilantik ini tak punya aktivitas berarti saat datang ke kantor. Mereka hanya membahas sejumlah tatib.
“Banyak kerugian yang DPRD Tomohon rasakan ketika belum ada pimpinan definitif. Misalnya, dalam pembentukan alat kelengkapan DPRD tak bisa dijalankan, karena untuk mengesahkan agenda itu haruslah oleh pimpinan definitif DPRD,” jelas Piet Pungus, Ketua Sementara DPRD Kota Tomohon, Selasa (21/10).
Kata Pungus, akibat belum adanya pimpinan definitif, DPRD belum optimal dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah, akibat tak adanya alat kelengkapan yang membagi jelas tugas bersama mitra kerja.
“Komisi-komisi sebagai alat kelengkapan belum bisa melaksanakan tugas dengan mitra kerja, misalnya melaksanakan hearing ataupun melakukan pengawasan di lapangan terhadap pengerjaan proyek. Sebab, semuanya harus dipastikan diselesaikan sebelum tanggal 31 Desember 2014, jika tidak, akan menjadi sisa hasil penghitungan anggaran (SILPA) atau tak terserap angggarannya dengan baik,”ujarnya.(maria wolajan)




















