Manado – Empat ruko milik keluarga Lowing Kaeng, di Kelurahan Karombasan Utara, Lingkungan III, Kecamatan Wanea, Jumat (24/10) siang, sekitar pukul 11.00 WITA, dilalap si jago merah. Akibatnya, empat ruko tersebut hanya menyisahkan puing-puing.
Dari informasi yang dirangkukm Cybersulutnews.co.id ketika berada di lapangan, api berasal dari kabel di rumah makan Pangsit Tompaso kemudian merembet hingga menghanguskan bangunan yang berjejeran dengan rumah makan Pangsit Tompaso
.
“Api muncul dari kabel. kala itu listriknya padam, ketika listriknya menyalah, kami melihat kabel di atas keluar percikan api,” kata salah satu saksi mata yang enggan namanya dipublikasi ketika dikonfirmasi Cybersulutnews.co.id.
Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Manado pun diterjunkan untuk memadamkan api yang mulai melalap seluruh bangunan sekitar. Namun pemadam sulit untuk memadamkan api diakibatkan angin yang begitu kencang sehingga membuat lidah-lidah api dengan cepatnya melahap seisi rumah.
Ditambah lagi, di salah satu ruko yang terbakar terdapat warung yang menjual tabung gas.
“Selain rumah makan, ada juga tempat usaha lain yaitu, tabung gas dan tokoh mabel. Jadi api dengan cepat menjalar, karena di tokoh mabel ada banyak bahan-bahan kayu,” tutur Like Dumis pemilik rumah makan Selerah Minahasa yang juga dilalap si jago.merah.
Sementara, oma Lowing Kaeng, pemilik ruko terlihat pasrah saat melihat tempat yang dijadikan sebagai usahanya mulai dilalap si jago merah. Tampa mengenakan sandal, oma Lowing Kaeng hanya terdiam dan menyaksikan bangunan miliknya mulai menyisahkan puing.
Ketika diwawancarai Cybersulutnews.co.id, oma Lowing Kaeng tak banyak memberikan komentar. Ia yang mengenakan daster putih bercorak biru hanya meneteskan air mata saja.
“Saya terkejut ketika salah satu kariawan di rumah makan Selera Minahasa berteriak dan mengatakan kalau bangunanya terbakar. Saat saya keluar apinya mulai membesar. Saya hanya tidak bias berbuat apa-apa,” ungkap oma Lowing Kaeng dengan raut wajah murung.
Dari pantauan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.32 WITA. Hingga berita ini diturunkan petugas kepolisian masih melakukan oleh TKP. (jenglen manolong)




















