
Kegiatan yang sedianya dilangsungkan selama tiga hari tersebut, mampu menghipnotis pemerintah pusat maupun provinsi terkait dengan pertunjukkan kebudayaan khas Mitra.
Bupati Mitra, James Sumendap SH dalam laporannya mengatakan, ada banyak kegiatan budaya maupun potensi pariwisata daerah Mitra yang akan dikenalkan.
“Kegiatan dilangsungkan selama tiga hari, dimulai dari hari ini (kamis-red), dan semua kebudayaan khas Mitra, maupun potensi pariwisata kami akan perlihatkan dalam Fesbenlak ini,” ujar Sumendap.
Dia juga mengungkapkan, bahwa pihak Pemerintah Provinsi Sulut telah membantu dunia pariwisata Mitra dengan mengucurkan anggaran sebanyak Rp 20 Miliar.
“Dana ini untuk pengembangan infrastruktur pariwisata dan sarana pendukung pariwisata lainnya,” ujar Sumendap di hadapan ribuan masyarakat yang hadir saat itu.
Gubernur Provinsi Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang memuji langkah Bupati Mitra, melalui instansi terkait, sehingga bisa melaksanakan acara Fesbenlak ini.
“Apresiasi bagi bupati karena mampu menggelar kegiatan fesbenlak ini,” ungkap SHS.
Bahkan tak segan, gubernur memuji keuletan Sumendap yang dinilai berhasil membangun Mitra, dengan melaksanakan kegiatan seperti ini.
“Dia cepat dalam melakukan kinerja,” puji gubernur, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Fesbenlak tersebut.
Demikian pula halnya pihak Kementrian, yang diwakilkan oleh Sekertaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya, Sugihartatto memuji pelaksanaan Fesbenlak, yang dinilai keindahan alam di Mitra masih natural dan sangat layak untuk dikenal dimata dunia.
“Menteri Puan Maharani mendukung pelaksanaan fesbenlak ini untuk ditetapkan sebagai ivent tahunan,” sebutnya mengutip pesan Menteri.
Dia kemudian menambahkan, pesan Menteri kepadanya menyatakan bangga lokasi tambang eks PT New Mont Minahasa Raya, dijadikan kebun raya, karena notabene akan banyak manfaatnya.(Alfian Jay)




















