Tiga Pelajar di Minut ini Ditangkap Polisi Saat Pesta “Cap Tikus”

Minut – Sekitar pukul 11:30 wita,Kamis (26/02) Kabag Ops Polres Minut AKP Ferry Manoppo yang baru saja sehari melepaskan jabatan dari Kasat Reskrim, berhasil mengamankan tiga (3) siswa SMA Kosgoro Maumbi sedang pesta miras jenis Cap Tikus.

Sesuai keterangan Kabag Ops, saat ia memergoki belasan pelajar Siswa SMA Kosgoro Maumbi sedang menggelar pesta miras.

“Saya lihat ada yang memukul seorang sopir mikrolet, jadi saya menghampiri mereka,” kata Manoppo.

Saat Kabag Ops Polres Minut itu turun dari mobil, belasan siswa itu segera lari berhamburan, tinggal tiga Siswa kelas I WN (16), siswa kelas III GR (19) dan DA (17).

“Mereka sempat memukuli seorang sopir mikrolet dan merusak pintu mobil itu. Salah satu diantaranya sempat menghunus pisau,” jelas Manoppo.

Ketiga siswa itu mengaku mereka hanya saksi dalam kejadian itu.

“Saya kaget tiba-tiba teman kami Berry anak Paal 8 Puskud mencegat mikrolet yang dibawa teman saya si sopir,” kata DA.

Setelah menghubungi aparat Polres Minut, Kabag Ops segera menggiring ke-tiga pelajar SMA Kosgoro ke Mapolres.

“Ini masih berkaitan dengan Operasi Bina Kusuma yang sasarannya kepada para pelajar,” tutur Manoppo.

Ketiganya diserahkan ke Binmas Polres Minut bersama sopir mikrolet korban pemukulan para pelajar itu.

Ari Nahak (19) warga Kinorkor Kelurahan Sarongsong Dua, Kecamatan Airmadidi sebagai korban mengaku dicegat oleh beberapa siswa tersebut.

“Karena mereka sudah berdiri ditengah jalan, saya hentikan mobil. Tiba-tiba saya dipukuli pleh Berry dan menyusul teman-temannya secara bergatian,” ujanya.

Ia juga mengatakan, ia dihadang para pelajar gara-gara ada seorang sopir asal Desa Suwaan menyuruh para siswa mencegatnya.

“Salah satu sopir asal Suwaan bernama Adit suruh anak-anak hadang saya,” tambah Ari.
Pria beranak satu itu berharap, para pelaku pemukulan dan pengrusakan itu, mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.

“Saya ikhlas dipukuli mereka, biarlah yang sudah terjadi, kasihan mereka masih sekolah. Tapi saya minta tolong ganti kerusakan mobil saya,” tutunya.

Para pelajar tersebut oleh Kabag Ops, diserahkan ke Binmas Polres Minut. Mereka ditangani langsung oleh Kasat Binmas AKP Yan Peter Son T.

“Mengingat mereka masih pelajar, maka mereka kami beri pembinaan, diambil data, disuruh membuat surat pernyataaan, kemudian kelanjutannya tinggal pengembangan dari bagian Reskrim. Soalnya ada korban pemukulan dan ada bukti pengrusakan,” ungkapnya.(eca namangge)

Tinggalkan Balasan