Minahasa – Disamping menghimbau masyarakat Kabupaten Minahasa agar terus waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim belakangan ini, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi juga mengajak masyarakat berdoa agar terhindar dari bengcana alam, baik banjir maupun tanah longsor dan pohon tumbang.
Hal ini dikatakan JWS melalui Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, Kamis (21/01) sore.
“Bapak Bupati Minahasa menghimbau agar semua warga tetap waspada dan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita semua dijauhkan dari semua bencana, termasuk bencana banjir dan tanah longsor,” urai Tumundo.
Tumundo juga mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan yang terjadi disaat semua wilayah di Minahasa dan Kabupaten Kota sekitarnya di Sulut ini diguyur hujan deras dengan intensitas cukup tinggi.
“Bupati JWS juga minta para Camat, Lurah dan Hukum Tua untuk terus memantau kondisi wilayahnya dan rutin memberikan laporan di setiap perkembangan yang terjadi. Khusus kepada aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa dan instansi terkait agar terus stand by dengan monitor terus semua perkembangan yang ada,” ujarnya.
Sementara, Camat Tondano Utara Janny Moniung SP dihubungi terpisah mengatakan, kondisi air di Pintu Air Tonsea lama saat ini dalam keadaan terkendali meskipun dalam pemantauan pihaknya ada kenaikan debit air mencapai 3 meter.
“Kondisi air di Pintu Air Tonsea Lama ada kenaikan 3 meter, namun tetap terkendali dan tidak akan sampai harus di buka. Semuanya masih dalam keadaan normal,” ungkap Moniung.
Ditambahkannya agar semua masyarakat tetap tenang namun terus waspada, dan tidak menduga-duga atau memberikan informasi serta isue yang tidak benar tentang akan dibukanya Pintu Air di Tonsea Lama itu.(fernando lumanauw)




















