Tomohon – Anggota DPD -RI asal Sulawesi Utara, Stefanus BAN Liow terus melakukan fungsinya sebagai wakil rakyat. Liow begitu aktif turun di lapangan untuk menyerap uneg-uneg dan masukan dari para konstituennya terkait jabatannya sebagai Anggota DPD RI Komite III.
Di masa reses keduanya, Liow bertatap muka dengan wartawan biro Tomohon, Selasa (29/03/2016).
“Saya tahu wartawan banyak tahu soal masalah sosial, politik dan pemerintahan. Untuk itu saya meminta masukan untuk saya bawa di forum nanti di DPD-RI,” ujar Ketua PKB Sinode GMIM ini.
Dari Diskusi ini Liow mengatakan ada beberapa masalah yang diangkat antara lain Pendapat DPR-RI soal RUU inisiatif DPRD, masalah kebudayaan dan perbukuan, Layanan BPJS, UU Perlindungan kepada Wanita dan Anak serta masalah LGBT, pemberian CSR
Dari diskusi ini pun terungkap banyak hal soal keluhan layanan BPJS yang dinilai belum memuaskan. Soal tagihan ganda karna masalah administrasi yang tak tertib. Begitu pun soal pembedaan layanan RS rujukan antara para pengguna BPJS perseorangan dan ketenagakerjaan maupun BPJS untuk para PNS.
“Soal isu LGBT pun saya sudah banyak mendapat masukan bahwa banyak pihak menolak LGBT. Namun satu yang penting adalah kita semua menolak perilaku itu tapi tetap merangkul para penganutnya agar diberi pemahaman untuk bisa dibina,” ujar Liow.
Di forum ini pun diberi masukan soal pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga bagi kaum muda agar tak terjerat dalam masalah-masalah soal seperti LGBT tersebut.
“Saya akan bawa masukan-masukan dari teman-teman semua di forum DPD-RI. Bukan hanya di Tomohon tapi di banyak tempat lain di Sulawesi Utara seperti Minahasa, Mitra dan Kota Manado agar tugas dan fungsi saya sebagai perwakilan dari rakyat Sulut bisa benar-benar dijalankan,” tukas suami dari Ketua DPRD Tomohon, Ir Micky Wenur ini seraya menambahkan dirinya akan turun reses di Bolaang Mongondow raya dan Nusa Utara. (mar)




















