Minahasa – Tercatat sebanyak 56 siswa/ siswi SMA, SMK dan SMTK sederajat di Kabupaten Minahasa dinyatakan absen saat Ujian Nasional (UN) hari pertama.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa, Drs Jemmy PH Maramis melalui Kabid SMA Danny Lombok SSos, ketika dihubungi Cybersulutnews.co.id, Senin (04/04), usai pelaksanaan UN hari pertama.
“Di hari pertama ini ada 56 siswa/ siswi yang tidak mengikuti UN karena berbagai alasan,” ujar Lombok.
Disinggung soal alasan ketidak hadiran 56 siswa/ siswi ini dalam UN, Lombok mengatakan bahwa kebanyakan diantaranya karena sakit dan pulang kampung, sedangkan empat diantaranya dinyatakan sudah menikah sebelum pelaksanaan UN.
“Kebanyakan sudah melaporkan diri ke pihak sekolah untuk izin karena sedang sakit yang disertai dengan surat keterangan dokter. Kemudian ada siswa/ siswi yang pulang kampung tapi belum kembali karena jauh, jadi kita akan tunggu sampai besok hari kedua UN kehadiran para peserta UN yang belum sempat hadir ini,” terang Lombok.
“Untuk yang sudah menikah memang secara aturan tidak bisa lagi mengikuti UN. Mereka diperbolehkan hanya mengikuti paket C, itupun harus tahun depan bukan tahun ini,” ujarnya sembari menambahkan bila yang tak mengikuti UN hari pertama ini bisa mengikuti ujian susulan pekan depan.
Sementara, di Kabupaten Minahasa sendiri, UN ini diikuti oleh 17 SMA Negeri, 13 SMA Swasta, 10 SMK Negeri dan 8 SMK Swasta.
Untuk peserta UN berjumlah 2.325 siswa/ siswi SMA dengan 1.171 diantaranya laki-laki dan 1.154 perempuan. Siswa/ siswi SMK sebanyak 651 laki-laki dan 676 perempuan atau dengan jumlah total 1.327 siswa, sedangkan siswa SMTK sebanyak 20 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan, dengan jumlah 39 siswa.
Total keseluruhan siswa/ siswi SMA, SMK dan SMTK yang terdaftar mengikuti Ujian Nasional di Minahasa ini sebanyak 3.691 peserta.(fernando lumanauw)




















