Minahasa – Angin puting beliung atau akrab disebut ‘Medo Lewo’ oleh sebagian warga di Kabupaten Minahasa, Senin (13/06) siang tadi, ‘beraksi’ di Desa Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara. Alhasil sejumlah rumah milik warga nampak porak poranda dibuatnya.
Menurut penuturan sejumlah saksi mata, angin berawal dari bagian pinggiran Desa atau tepatnya di wilayah persawahan, saat dimana hujan nampak mulai turun.
Tiba-tiba, pusaran angin yang mulai membesar tersebut dari arah persawahan mulai memasuki pemukiman warga yang akhirnya mulai menerjang sejumlah rumah.
“Pertama-tama terlihat ada pusaran angin yang tidak terlalu besar di langit, lama kelamaan pusaran angin itu mulai membesar dan mulai berjalan seperti mencari mangsa yang kemudian mulai menyapu rumah-rumah warga,” terang Brian, bersama warga warga setempat.
Dari pantauan Cybersulutnews.co.id, sejumlah rumah yang di lewati ‘Medo Lewo’ ini tampak bagian atap memang rusak parah karena beterbangan dimana-mana.
Akan hal ini, Hukum Tua Desa Tonsea Lama Joice Wenas ketika dimintai keterangan soal data pemilik rumah yang terkena dampak menuturkan, sedikitnya empat rumah mengalami kerusakan parah.
“Pemilik rumah yang mengalami musibah ini yakni Keluarga Lumanauw-Lumoindong, Tumengkol-Rotinsulu, milik bapak Marthen Rumbajan dan milik Keluarga Soputan Rumambi yang kesemuanya berada di Jaga III,” terang Wenas.(fernando lumanauw)




















