
ENAM BULAN sudah kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) sejak dilantik Presiden Jokowi 12 Februari 2016.
Setengah tahun mempersembahkan kinerja terbaik kepada Rakyat Sulawesi Utara tercinta, dari Miangas hingga Pinogaluman, sejumlah capaian telah direngkuh.
Secara garis besar ringkasan capaian kinerja Pemerintahan OD SK selang Bulan Februari hingga Agusutus 2016, adalah sebagai berikut:

1.Ground breaking peresmian pencanangan awal pekerjaan river improvement of lower weaknes of tondano river atau proyek penyelamatan DAS Tondano.
2.Membangun kemitraan dengan perbankan untuk membantuk mengtaskan kemiskinan di Sulawesi Utara, melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang diarahkan untuk membantuk masyarakat miskin.
3.Pelaksanaan Festival Bunaken yang merupakan entry point menuju Sulawesi utara sebagai destinasi destinasi pariwisata dunia.
4.Mendorong tetap terciptanya kerukunan dan kedamaian di sulut melalui silahturahmi ke tokoh agama dan tokoh masyarakat.

5.Untuk membangun harmonisasi hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota secara regular dengan melakukan kunjungan kerja di kabupaten kepulauan talaud, kabupaten kepulauan sangihe serta pulau-pulau terluar, juga kunujungan ke Kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Utara, termasuk kunjungan safari rahmadan di lapangan sangihe;
6.Terjun langsung membantu warga masyarakat sangihe yang terkena musibah bencana alam.
7.Melakukan peresmian paket proyek di minahasa selatan, yaitu pasar Motoling, Pasar Tumpaan, Pasar Tareran, Pasar Modoinding, Jembatan Motoling, Jembatan Rumoong Lama dan jalan Lalumpe-Kroit-Ranoyapo;
8.Memfasilitasi pembebasan Warga Sulut yang disandra oleh kelompok teroris abu sayaf di Philipin melalui Kementerian Luar Negeri;
9.Menyerahkan bantuan kendaraan operasional penanggulangan bencana kepada pemerintah kabupaten/kota berbentuk mobil truk, motor resque, mobil dapur umum lapangan dan mobil reque tactical unit (RTU);
10.Bersama-sama dengan Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara melakukan pertemuan dengan Anggota Legislatif (DPR) asal Sulawesi Utara, guna menyampaikan aspirasi terkait dengan program strategis masing-masing daerah;
11.Melakukan kegiatan buka puasa bersama dengan masyarakat Sulawesi Utara di Lapangan Koni Sario Manado;
12.Melakukan pencanangan gerakan Perkebunan Idola Menuju Sulut Hebat Untuk Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (PRIMA OD-SK) di minahasa dengan target revitalisasi 5 juta bibit cengkeh;
13.Melakukan peresmian terhadap rumah-rumah ibadah (Gereja dan Masjid) di semua wilayah Sulawesi Utara;
14.Melakukan kegiatan save our internal life bersama dengan korps marinir dengan penanaman dan transplantasi terumbu karang di Pantai Bobocah Malalayang;
15.Memfasilitasi pelaksanaan kejuaraan terjun payung Manado Internasional Open Paracuting sebagai salah satu daya tarik untuk wisata sport di Sulawesi Utara;
16.Melakukan gerakan save bunaken dan bersih-bersih pantai sebagai ikon pariwisata dan daya tarik pariwisata Sulawesi Utara yang dirangkaikan dengan kegiatan transplantasi terumbu karang, penanaman mangrove, sosialisasi sadar dan bersih lingkungan;
17.Melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Talaud, menyerahkan bantuan sosial bagi masyarakat Desa Dampulis dan Marampit serta mencanangkan desa Dampulis sebagai desa bebas miras di Kabupaten Kepulauan Talaud;
18.Melobi pemerintah pusat, berbagai kementerian untuk berbagai kebijakan yang menguntungkan pembangunan warga Sulawesi Utara;
19.Melakukan test urine dan test narkoba bagi seluruh pejabat di Lingkungan Pemprov. Sulut melalui BNN Sulut, dengan hasil negatif untuk semua pejabat di lingkungan pemprov. Sulut termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara;
20.Telah terlaksana paket tayang lelang E-Procurutment melalui LPSE Sulut :
-APBD sebanyak 360 Paket dengan Pagu Anggaran Rp. 638.261.510.000,-
-APBN sebanyak 30 Paket dengan Pagu Anggaran Rp. 41.310.665.000,-
-Instansi Vertikal sebanyak 8 Paket dengan Pagu Anggaran Rp. 14.158.495.000,-
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH:
Target pendapatan tahun anggaran 2016 ditetapkan sebesar Rp.3.001.754.654.000,- dengan jumlah capaian pada semester pertama tahun 2016 sebesar Rp.1.415.817.666.415,- atau mencapai 47,17%. Sedangkan untuk Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp.3.060.766.551.091,- dengan jumlah serapan capaian kinerja sebesar Rp.1.177.607.198.415,- atau sebesar 38,47%.

Di Tahun 2016 ini, Pemerintah Sulawesi Utara mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan Tahun 2015.
PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH:
Selang bulan Januari sampai Mei 2016 realisasi pendapatan Pajak Daerah sebesar Rp.308.094.643.442,- atau sebesar 31,41% dari target sebesar Rp.980.941.990.000,- dan dari Pendapatan Asli Daerah lainnya realisasi sebesar Rp.3.131.163.070,- atau sebesar 7,52% dari target sebesar Rp.41.650.000.000,- Sehingga jumlah keseluruhan realisasi Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.311.225.806.512,- atau sebesar 30,43% dari total target sebesar Rp.1.022.591.990.000,-. (bersambung) (Advetorial)




















