Laporan OD-SK Kepada Rakyat Bagian 3, Hubungan ke Pusat dan ke Kabupaten Kota Terjalin Baik

PERHUBUNGAN, INFORMASI DAN TELEKOMUNIKASI:
-Mendorong diterbitkannya Kepres Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pemberlakuan Bebas Visa Kunjungan di Bandara Sam Ratulangi Manado;
-Pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Manado-Tiongkok-Taiwan yang dilayani oleh Lion Air, City Link Air dan Sriwijaya Air;
-Meningkatnya kunjungan dari mancanegara selang 2016 mencapai 10.000 orang, sebagai akibat dibukanya penerbangan langsung dari luar negeri menuju Manado;
-Lanjutan pembangunan pelabuhan Container Bitung;
-Penyelenggaraan Diklat Gratis Kerjasama Dishub Kominfo Prov. Sulut dengan BPSDM Kemenhuh BP2IP Amurang, untuk peningkatan SDM Kepelautan kepada 200 orang masyarakat umum dengan pendidikan minimum smp dan usia 17-35 tahun untuk 4 (empat) jenis pendidikan, yaitu: Basic Safety Training (BST), Medical Emergency First Aid (MEFA), Advanced Fire Fighting (AFF), Security Awareness Training (SAT);
-Pengadaan kapal penyeberangan 750 GRT untuk melayani lintasan Amurang-Pananaru-Marore (rencana pengoprasian September 2016);
-Penyelenggaraan mudik lebaran gratis (kerjasama Dishub Kominfo Prov. Sulut, Dirlantas Polda Sulut, Asuransi Jiwasraya);
-Percepatan pembangunan jalur kreta api Manado-Bitung (fasilitasi penetapan trase dan pembebasan lahan);
-Penyuluhan pemanfaatan teknologi informatika bagi siswa SMA (Internet Sehat) dan Kelompok Usaha Masyarakat (pemasaran via internet);
-Meresmikan beroperasinya 12 pelabuhan laut di Sulawesi Utara, yaitu: pelabuhan Tahuna, Petta, Buhide, Kalama, Lipang, Kahakitang, Kawaluso, Matutuang, Kawio, Sawang, Buhias dan Amurang;
-Terpasangnya 20 unit rambu lalu lintas ruas jalan Manado-Kombos-Simpang Tiga Kairagi;
-Terpasangnya 67 unit rambu lalu lintas ruas jalan Tondano-Kembes-Manado;
-Terpasangnya 40 unit rambu lalu lintas S.H. Sarundajang;
-Terpasangnya 100 unit rambu lalu lintas ruas jalan Toar Lumimuut-Daan Mogot;
-Terlaksananya fasilitasi konsultasi penandatanganan berita acara serah terima hibah media center 2010.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE pimpin pelestarian pulau Bunaken
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE pimpin pelestarian pulau Bunaken

LINGKUNGAN HIDUP:
1.Penanaman pohon di sempadan sumber mata air merupakan kelanjutan program MDGs Sulut tahun 2012 sampai 2015 dengan capaian 100 mata air yang tersebar di 15 kabupaten dan kota. Selanjutnya tahun 2016, dialokasikan 12 lokasi mata air di kab/kota.
2.Melakukan Sosialisasi dan Besih-Bersih Sungai kepada Pemerintah dan masyarakat yang ada di sepanjang bantaran sungai di 3 (tiga) sungai yang ada di Kota Manado, yakni Sungai Tondano, Sungai Sario dan Sungai Malalayang dengan menggalang kerjasama dengan media massa dan melibatkan kurang lebih 300 personil yang terdiri dari Lantamal VIII, Polri, Korem 131 Santiago, LSM Brigade Manguni, BLH Kota Manado, Dinas Kebersihan Kota Manado, Lurah dan masyarakat yang ada di sekitar Sungai selama 3 (tiga) hari.
3.Mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota dan Masyarakat dalam mewujudkan Kota Bersih dan teduh (clean and green city) dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Governance (transparansi, partisipasi dan akuntabilitas).

URUSAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA:
1.Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat (atlit bulutangkis, karate) 15 orang di Manado
2.Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat (atlit PPLP sebanyak 55 orang) di Marawas
3.Menyelenggarakan kompetisi paralayang Trip of Indonesia seri-2
4.Mengikuti kompetisi kejurnas berkuda di Salatiga
5.Menyelenggarakan PELATDA
6.Menyelenggarakan Tryout PON XIX
7.Menyelenggarakan kejuaraan daerah (kejurda berkuda, kejurda bulutangkis, kejurda catur, kejurda bridge, kejurda tinju dan kejurda Inkado)
8.Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana atlit keolahragaan yakni, peralatan olahraga yang dihibahkan kepada masyarakat, berupa meja tenis meja, bola volley dan bola kaki; pengecatan pagar GOR Wolter Mongisidi KONI Sario; pengadaan sound system di Std. Kawangkoan, GOR Arie Lasut dan Lapangan KONI Sario; Rehabilitas tribun mini lapangan KONI Sario; lintasan track pacuan kuda Tompaso dan pengecatan pagar beton pacuan kuda Tompaso.

PENANAMAN MODAL DAN INVESTASI:

1.Dari target realisasi investasi yang ditetapkan untuk tahun 2016, yakni sebesar 2,5 Triliun Rupiah, berhasil dicapai sebesar 1,35 Triliun Rupiah atau mencapai 54,15%, yang terdiri dari PMA (Penanaman Modal Asing) sebesar 804 Milyar Rupiah dengan 96 Proyek dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) sebesar 549 Milyar Rupiah dengan 45 Proyek.
2.Adapun 5 (lima) sektor unggulan dalam periode ini adalah: Sektor Pariwisata (Hotel dan Restoran), Sektor Industri (berbagai jenis industri), Sektor Energi (Pembangkit Listrik, Gas, dll), dan Sektor Pertambangan.

Gubernur Serahkan bantuan pada safari Ramadhan di Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong dan Bolaang Mongondow Utara 27 Juni 2016
Gubernur Serahkan bantuan pada safari Ramadhan di Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong dan Bolaang Mongondow Utara 27 Juni 2016

KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH:
1.Penguatan Kelembagaan Koperasi sebagai elemen pertama penumbuhan perekonomian kerakyatan dengan sasaran 30 Koperasi;
2.Pemberian penghargaan kepada Koperasi yang berprestasi, untuk 2 (dua) Koperasi di Tingkat Nasional dan 7 (tujuh) Koperasi di Tingkat Provinsi.

URUSAN KETENAGAKERJAAN:
1.Kegiatan pameran bursa kerja (Job Fair) tahap pertama tahun 2016, yaitu jumlah perusahaan yang berpartisipasi 48 perusahaan, jumlah lowongan kerja 2588 lowongan dan jumlah pencari kerja yang mendaftar 1896 orang.
2.Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan serta kursus keterampilan kerja melalui balai latihan kerja sebanyak 936 orang.

Gubernur Meninjau sekaligus menyerahkan bantuan bagi Korban Bencana di kabupaten Sangihe
Gubernur Meninjau sekaligus menyerahkan bantuan bagi Korban Bencana di kabupaten Sangihe
Kunjungan Kerja Ketua TP-PKK Ibu Ritha Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua TP-PKK ibu Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos di Melonguane Kabupaten Talaud pada tanggal 22 April 2016
Kunjungan Kerja Ketua TP-PKK Ibu Ritha Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua TP-PKK ibu Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos di Melonguane Kabupaten Talaud pada tanggal 22 April 2016

URUSAN KETAHANAN PANGAN:
Dilakukannya pemantauan harga pangan pokok selama 3 bulan (Maret, April dan Mei 2016), Pemantauan ketersediaan pangan sampai bulan April 2016, 3 Gapoktan tahap penumbuhan dalam proses pencairan bantuan masing-masing sebesar Rp. 150.000.000, pelatihan penguatan kapastas, investigasi daerah rawan pangan, 58 KWT telah menerima bantuan masing-masing sebesar Rp. 10.000.000 (10 KWT di Kab. Minahasa, 10 KWT di Kab. Minsel, 10 KWT di Kab. Bolmong, 6 Gapoktan di Kab. Minut, 6 Gapoktan di Kab. Boltim, 4 Gapoktan di Kota Kotamobagu, 9 Gapoktan di Kab. Mitra, dan 3 Gapoktan di Kota Manado).

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN:
1.Fasilitas pemulangan dan penjemputan korban trafficking sebanyak 3 orang dari Mamasa dan Kalimantan Utara;
2.Pelaksanaan perlindungan anak yang holistic dan integrative di Provinsi Sulawesi Utara melalui:
-Pembentukan perlindungan anak berbasis dasa wisma, lembaga keagamaan dan sekolah di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dengan cakupan kelompok dasa wisma (60 kelompok), lembaga agama 50 kelompok, sekolah 20 kelompok (SMU-SMA-SMK-MA).
-Pembentukan sistim pelayanan satu pintu untuk penanganan anak korban kekerasan di P2TP2A Provinsi.
-Launching Kelompok Peduli Sahabat Anak di Sekolah-Sekolah.
-Tersusunnya Peraturan Gubernur No. 28 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak yang Holistik dan Integratif.
-Kampanye stop kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-Deklarasi Stop Kekerasan kepada anak dan Perempuan.

KESATUAN BANGSA DAN POLITIK:
Sesuai Permendagri Nomor 42 tahun 2015 tentang Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Konflik Sosial, Dirjen Politik dan Pemerintahan Kementerian dalam Negeri telah melaksanakan evaluasi untuk periode b04 bagi pelaksanaan Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial tahun 2016 terhadap 34 (tiga puluh empat) Provinsi. Hasilnya Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan rangking ke 4 Wilayah Indonesia Timur dan rangking ke 7 Nasional.

Sedangkan untuk situasi dan kondisi kantramtibmas di wilayah Provinsi Sulawesi Utara sampai dengan saat ini masih kondusif. Kondisi ini tercipta berkat kerjasama dan Koordinasi yang baik dengan mitra terkait (TNI, POLDA, Kejati, BINDA serta FKUB, FKDM,FPK dan Forum Ormas, Toga,Tomas, Tokoh Pemuda dan elemen masyarakat lainnya)

Tinggalkan Balasan