Minahasa – Pemerintah Desa (Pemdes) Kembuan Kecamatan Tondano Utara, Rabu (04/10) pagi, menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2024, bertempat di gedung serba guna Desa Kembuan.
Camat Tondano Utara, Thelma S Torar SSos, yang hadir langsung dalam Musdes RKPDes ini, dalam sambutannya berpesan, apa yang telah diusulkan dan disusun dari tingkat Jaga, diharapkan dapat terealisasi, meski belum secara menyeluruh.
“Tentu ada banyak hal berkaitan dengan pembangunan di segala bidang yang telah diusulkan dari tingkat Jaga. Namun, dari semua usulan yang kemudian akan menjadi program tahun depan, diupayakan apa yang menjadi program di tingkat Pusat sampai Kabupaten, juga dapat direalisasikan dalam program pembangunan di tingkat desa,” pesan Torar.
Menurutnya, ada banyak program Pemerintah Pusat yang perlu disesuaikan dan dilaksanakan di tingkat desa, seperti peningkatan kesejahteraan bagi warga kurang mampu.
“Diantaranya program ketahanan pangan yang sangat perlu, mengingat musim kemarau berkepanjangan, ditengah cuaca ekstrim yang tak menentu, kemiskinan ekstrim dan lain-lain. Itu perlu menjadi tolok ukur untuk menentukan program, walaupun tidak seluruhnya. Kerjakan semua program yang sudah ditetapkan, untuk kesejahteraan masyarakat dan utamakan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Hukum Tua Desa Kembuan, Olke T Walalangi, saat menyampaikan program mengatakan, ada program jangka menengah, dan ada pula program jangka pendek, yang sudah dikerjakan dan ada yang akan dikerjakan, yang nantinya ditetapkan dalam program tahun 2024.
“Karena program 2024 ini sudah dibahas di tingkat Jaga, mulai dari Jaga I sampai Jaga IV, maka apa yang sudah menjadi usulan masyarakat ini akan dibahas dan ditetapkan,” kata Walalangi.
Menurutnya, pembangunan di segala bidang tetap dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penanganan stunting, posyandu anak sampai lansia, pengembangan sektor pariwisata, dan penanganan ketahanan pangan.
“Untuk anggaran, kita tentunya mengacu di Dana Desa dan Anggaran Dana Desa. Maka, pembangunan di segala bidang ini akan disesuaikan sesuai anggaran yang ada. Memang belum semua bisa diakomodir, tapi tetap menjadi catatan kami untuk dikerjakan tahun berikutnya,” terang Walalangi.
Adapun beberapa usulan yang umum disampaikan dari tingkat Jaga yakni, jalan setapak, pengadaan alat pertanian seperti traktor, bantuan untuk peternakan, lampu jalan, air bersih, serta pengembangan sektor pariwisata air terjun.
Hadir dalam Musdes ini, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Marsel Lemoh, Ketua PKK Jorry Pakasi, Sekretaris Desa Tineke Lengkong, Pendamping Desa Gusti Wahyuni, Kader KPM Metriani Pangalila, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa dan masyarakat.(fernando lumanauw)




















