Pdt Tommy: Berikan Apa yang Wajib Kamu Berikan kepada Kaisar dan kepada Allah

Pdt Tommy Lineleyan MTh, Ketua Jemaat Imanuel Lolah, memimpin di Gmim Bethesda Mokupa

Matius 22 : 15 – 22
Berikanlah Apa Yang Wajib Kamu Berikan kepada Kaisar dan kepada Allah

Minahasa – Jemaat yang dikasihi Tuhan, kita tahu bersama kehadiran Yesus dikalangan orang banyak kala itu sangat kontroversial dan begitu mencuri perhatian banyak pihak. Bagaimana tidak, Yesus banyak mendemonstrasikan kuasa mujizat-Nya.

Sakit disembuhkan, buta melihat, lumpuh bejalan, tuli mendengar, memberi makan ribuan orang, membangkitkan orang mati dan masih banyak lagi mujizat yang Yesus lakukan.

KehadiranNya yang mengajar/ berkhotbah dengan berbagai metode seperti memberi perumpamaan, juga menuai sorotan.

Gaya Yesus melayani, menuai simpati orang banyak. Tidak heran Nama Yesus tersiar dimana-mana, elektabilitas Yesus kian lama kian meroket, pengikutnya kian hari kian membludak.

Hal ini ternyata dipandang sebagai ancaman bagi para tokoh waktu itu, secara khusus bacaan Alkitab kita sekarang mengerucut kepada kaum Farisi dan Herodian. Faktor iri hati menjadi pemicu utama mereka bereaksi.

Orang Farisi merupakan kelompok agama yang sangat ketat dalam menjalankan hukum Taurat. Mereka anti Romawi. Sementara kaum Herodian merupakan loyalis raja Herodes dan begitu mendukung
pemerintahan Romawi yang waktu itu ada di bawah kekuasaan kaisar Tiberius Caesar.

Dapat dilihat dari mata uang dinar mereka yang bertuliskan nama kaisar (Selalu menyesuaikan dengan siapa kaisar yang berkuasa).

Farisi dan Herodian adalah 2 kubu yang tidak bisa dipersatukan karena memiliki ideologi masing-masing yang berbeda. Menarik dalam nashkah kita ini mereka bersatu karena ambisi yang sama, yakni untuk melengserkan Yesus.

Mari lihat ayat 15, muncul pikiran jahat dari kaum Farisi pasca menyaksikan Yesus melayani. Mereka menyusun strategi, berupaya keras mencari rumor, topik yg paling hangat, sensitif dan berpeluang besar untuk menjerat Yesus.

Tak cukup sampai di situ, ayat 16 diprakarsai oleh kaum elit farisi mengutus para murid mereka dan membangun kubu, mencari teman dan akhirnya berhasil terbentuk persekongkolan jahat dengan kaum herodian yang sebenarnya berseberangan, kini bersatu hanya karena tujuan menggulingkan Yesus.(***/FerdinandRanti)

Tinggalkan Balasan