Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Utang Dana PEN Sulawesi Utara Tuntas Tahun 2029

Tak Berkategori

Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memberikan pernyataan terkait status utang dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima oleh provinsi ini pada pemerintahan sebelumnya.

Dalam kegiatan Sarasehan Nasional yang diadakan di Kantor Gubernur, Rabu (19/11/2025) Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa seluruh utang dana PEN Sulawesi Utara ditargetkan akan lunas pada tahun 2029.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kami optimis bisa melunasi pokok dan bunganya,” ujar Gubernur Yulius Selvanus.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menyusun strategi pengelolaan keuangan yang cermat dan terukur untuk memastikan pembayaran utang dana PEN ini tidak mengganggu program pembangunan yang sedang berjalan.

Dana PEN sendiri diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat untuk membantu daerah-daerah yang terdampak pandemi COVID-19.

Dana ini digunakan untuk berbagai program pemulihan ekonomi, termasuk dukungan kepada UMKM, pembangunan infrastruktur, serta program-program sosial lainnya.

Gubernur Yulius Selvanus menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan lembaga keuangan terkait untuk memastikan proses pembayaran utang berjalan lancar.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk tetap memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Kami yakin, dengan kerja keras dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Sulawesi Utara akan mampu menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga berencana untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk informasi terkait penggunaan dan pembayaran utang dana PEN.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan