Manado – Saat Provinsi Sulawesi Utara sedang menata masa depan kependudukannya, Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah menggelar rapat unik yang bukan sekadar diskusi biasa.
Dalam suasana serius namun penuh semangat di ruang rapat Dinas, puluhan stakeholder berkumpul untuk merumuskan Rencana Aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029.
Dipimpin oleh Kepala Dinas yang juga narasumber utama, Bapak Christodharma Sondakh, rapat ini menghadirkan 30 perangkat daerah pemangku indikator penting yang saling bertukar ide dan strategi.
Tidak hanya itu, kehadiran Satgas Pengendalian Penduduk dari Kemendukbangga/BKKBN dan Bappeda menambah warna dalam dialog seputar pentingnya kolaborasi lintas sektor dan harmonisasi kebijakan pembangunan kependudukan.
Diskusi hangat menghasilkan kesepakatan soal penyesuaian target dan sinkronisasi program yang diintegrasikan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Para peserta sepakat bahwa penguatan koordinasi serta monitoring berkala adalah kunci keberhasilan implementasi yang berkelanjutan.
Rapat ini menandai titik awal sebuah perjalanan bersama yang direncanakan akan dituntaskan dengan finalisasi dokumen aksi pada masa mendatang, tepatnya minggu pertama Desember 2025.
Dengan penuh optimisme, rapat ditutup oleh komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan kependudukan yang efektif dan berdampak luas bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.




















