Manado – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus berupaya mempercepat proses digitalisasi sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah penting yang tengah dilakukan adalah pemanfaatan perangkat Very Small Aperture Terminal (VSAT), yang telah disalurkan oleh Pemerintah Pusat ke wilayah tersebut.
Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Bambungan, menjelaskan bahwa lebih dari 30 unit VSAT telah diterima dan didistribusikan ke berbagai titik strategis di kabupaten yang terdiri dari kepulauan tersebut.
“Kami sudah mendapatkan lebih 30 VSAT dari pemerintah pusat dan sudah kami sebarkan di beberapa titik. VSAT ini akan kami kelola dengan baik,” ungkap Bambungan dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kepulauan Talaud di Pantai Arangat, Jumat (14/11/2025).
Bambungan menyampaikan harapannya agar keberadaan VSAT dan peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi dapat menjadi pondasi kuat untuk mempercepat kemajuan digital di Talaud.
“Kalau jaringannya sudah baik, maka saya rasa kita akan sama dengan kabupaten kota lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyatakan bahwa teknologi VSAT memiliki kemampuan menjangkau masyarakat di wilayah paling terluar.
Menurutnya, teknologi ini sangat efektif untuk mempercepat digitalisasi transaksi pemerintahan, khususnya dalam hal pengelolaan pemasukan pajak dan retribusi.
“Kalau kartu kredit pemerintah tinggal eksekusinya saja dan ini bersinergi dengan Bank SulutGo,” kata Joko menjelaskan mekanisme yang sedang berjalan.
Dengan penguatan infrastruktur digital ini, Joko optimis bahwa perkembangan transformasi digital di Tanah Porodisa dapat setara dan bersaing dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Utara.
Langkah ini dianggap strategis untuk penyelarasan kemajuan teknologi yang turut mendorong peningkatan layanan publik dan aktivitas ekonomi di Talaud.




















