Manado – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado dibawah kepemimpinan Ketua, Jeferson Petonengan menunjukan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Kota Manado.
Malah dalam aksi demonstrasi yang dilakukan KNPI Manado mengungkap berbagai Pungutan Liar (Pungli) di sekolah yang ada di kota yang dipimpin Walikota, GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan.
“Pemerintah jangan hanya diam saja, karena menyangkut kualitas pendidikan pungli harus diperangi. SPP dihilangkan beralih pada pembayaran listrik dan uang seragam 850 ribu, setelah cek dilapangan ternyata hanya 250 ribu. Komite jadi alat pelindung bagi kepsek,” ungkap Jonny ‘Moning’ Mamengko, Sekretaris MPI KNPI, serta Tonaas Brigade Manguni Indonesia (BMI) Manado ini.
Silih berganti anggota KNPI Manado berorasi menyoroti Pungli yang sudah menggurita di Manado, tanpa tindakan dari pemerintah kota.
“Kami harus minta kejelasan dari Pemkot, kalau perlu pemerintah dan DPRD Manado menindaklanjuti persoalan Pungli ini. Jika tidak kami akan terus turun kejalan untuk menyuarakan penyimpangan yang ada di dunia pendidikan,” tegas Ketua KNPI Manado, Jeferson Petonengan ini, sembari menekan bahwa kinerja Dinas Pendidikan Manado harus dievaluasi dengan banyaknya Pungli yang terjadi.




















