Proyek Menara Alfa Omega Tomohon Dibadrol Miliaran Rupiah

Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Eman mengatakan Menara Alfa Omega menjadi salah satu priritas Pemkot Tomohon untuk menggenjot potensi pariwisata.


“Setelah dianalisa dengan seksama, kami akan menempatkannya di taman kota bersama lokasi wisata kuliner di sana. Ini agar lebih fungsional, dan semua ini merupakan pembangunan fisik,” kata Walikota..


Sehingga kata Eman, potensi pariwisata itu harus dikembangkan. Misalnya yang ada di Mahawu dan mengubah wajah kota menjadi lebih welcome.


“Sekitar 15 sampai 20 lokasi katanya perlu disentuh, mulai titik gerbang yang berada di dekat Pineleng. Begitu pula dengan yang ada di Tinoor,” lanjut Eman.


Sementara Kepala Bappeda Kota Tomohon, Djoike Karouw mengatakan, dalam jangka waktu dua tahun kota Tomohon akan diarahkan sebagai kota pariwisata dunia.


Untuk menara kota, rencanya menurut Karouw akan dikolaborasikan sesuai rencana pedestrian.


“Setelah dianalisa dengan seksama, kami akan menempatkannya di taman kota bersama lokasi wisata kuliner di sana. Ini agar lebih fungsional, dan semua ini merupakan pembangunan fisik,” katanya.


Pemilihan taman kota menurut Karouw sudah mengikuti kajian matang, sebab pembangunan sulit di jalan negara karena harus meminta izin. Begitu juga dengan pintu gerbang masuk antara rumah sakit Bethesda dan eks SPBU.


“Untuk mengambil tanah milik sinode, harus melalui rapat di sinode dahulu. Kalau di taman kota bisa langsung dibangun. Untuk tahun ini kita sudah bisa memulainya dengan bagian fondasi,” ujarnya.


Pemerintah kota sudah menganggarkan sebanyak lima sampai tujuh miliar di KU-PPAS tahun 2013.

“Mungkin satu miliar di tahun ini dan enam miliar di tahun depan tapi dari satu pemegang tender. Kontraknya dibuat dua,” katanya.


Karouw dan jajaran pemerintah kota menyetujui nama Menara Alfa dan Omega bukan menara kota Tomohon. “Bentuknya seperti itu,” ujarnya.


 

Tinggalkan Balasan