Tomohon – Pertumbuhan ekonomi di Kota Tomohon terus bergairah. Sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Minahasa, Tomohon jauh meninggalkan daerah induknya.
Hal ini ditandai dengan tumbuhnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tomohon, Ronny Lumowa mengatakan, kemajuan Tomohon turut di sumbangkan oleh UMKM yang bergerak di sektor pariwisata, perdagangan, jasa, pertanian dan perkebunan.
“Sesuai dengan data yang kami peroleh, hingga akhir tahun lalu ada 11 ribuan UMKM yang turut menunjang perekonomian kota Tomohon. UMKM ini akan bertambah pada tahun ini seiring dengan terus majunya perekonomian Tomohon,” kata Lumowa, belum lama ini.
Seiring dengan bertumbuhnya usaha yang ada di Tomohon, kata Lumowa, maka Diskop dan UMKM Kota Tomohon akan menopang dengan dana, baik dari APBD maupun APBN. Hanya saja, dalam pemberian bantuan dana ini, Diskop dan UMKM akan memilih usaha yang terbaik.
“UMKM yang akan menerima bantuan akan kami seleksi. Tujuannya agar dana yang diberikan ini bisa dipergunakan bisa memajukan usaha itu agar tidak putus di tengah jalan,” katanya.
Sebelumnya, Diskop dan UMKM Kota Tomohon pada tahun ini atau tepatnya bulan Juli 2013 akan menyalurkan bantuan sebesar Rp300 juta dari APBD 2013. Bantuan ini akan diberikan dalam bentuk gerobak dorong bagi usaha bakso dan motor roda tiga sebanyak 5 unit untuk usaha penjualan sayur.




















