Empat Bocah Tenggelam di Muara Sungai Ranowangko

Tenggelam Ilustrasi
Tenggelam Ilustrasi

Tomohon — Muara sungai di desa Ranowangko Jaga I Kecamatan Tombariri, Minahasa, Jumat (15/11) sekitar pukul 11.00 Wita, minta tumbal.

Tak pelak, tiga bocah perempuan teridentifikasi bernama, Tirsa Tulong (8) Desa Ranowangko Jaga V, Cantika Pomantouw (7) Desa Ranowangko Jaga X dan Putri Welan (7) Desa Ranowangko Jaga IV, hingga kini belum juga ditemukan akibat hanyut.

Sementara Claudio Pomantouw (8) warga Desa Ranowangko Jaga I, yang selamat hingga kini masih syok dan dalam perawatan rumah sakit.

Informasi dirangkum, keempat bocah cilik yang masih duduk dibangku SD itu, usai pulang dari sekolah siang itu tenggelam setelah mandi-mandi pada muara sungai tersebut.

Salah satu diantara korban yang tenggelam berhasil diselamatkan warga sekitar yang kebetulan melihat kejadian tersebut.

Tim diving Minahasa Lagon dan Eco Diver yang dipimpin Kapolsek Tombariri, Ipda Decky Pangandaheng, sampai saat ini, masih terus melakukan pencarian bersama warga dan dibantu Danramil.

Kapolres Tomohon, AKBP Ratna Setiawati SH saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Tombariri, Ipda Decky Pangandaheng membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Sampai saat ini kami akan terus melakukan pencarian hingga ketiga anak tersebut bisa ditemukan. Seluruh warga juga telah membantu melakukan pencairan bersama TNI,” aku Pangandaheng.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Minahasa, Janes Pesik saat dikonfirmasi mengatakan jika informasi yang beredar jika anak-anak tersebut tersapu banjir bandang tidaklah benar.

“Saat anak-anak tersebut sedang bermain di sungai tersebut, tiba-tiba air naik karena hujan sehingga menyeret mereka,” kata Pesik.

Untuk itu Pesik menghimbau warga Minahasa untuk waspada, apalagi mengawasi anak-anak bermain di sungai atau laut jika musim hujan. (Maria Wolajan)

 

Tinggalkan Balasan