Tomohon – Tingkat pengangguran selama kurun waktu dua tahun terakhir di Kota Tomohon terus menunjukkan penurunan. Hal ini menunjukkan banyak tersedia lapangan pekerjaan yang mampu diserap oleh angkatan kerja.
Pada tahun 2012 persentasi pengangguran mencapai 8,68 persen (3.811), turun menjadi 8,15 persen (3.604) pada tahun 2013.
“Angkatan kerja di Kota Tomohon banyak didominasi oleh kelompok umur 25-54 tahun. Makanya pengangguran sangat berkurang, sebab pemerintah memberikan beragam pelatihan bagi masyarakat usia kerja melalui keterampilan usaha, begitu juga dengan program kegiatan padat karya yang melibatkan tenaga kerja produktif di kelurahan-kelurahan,” jelas Steven Waworuntu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tomohon.
Selain pelatihan, faktor lain yang mempengaruhi berkurangnya pengangguran adalah kondusifnya kamtibmas di daerah ini, serta memadainya infrastruktur, seperti jalan.
“Jadi tidak sulit memang dan tidak mengkhawatirkan bagi masyarakat untuk bekerja, karena jiwa mereka juga terlindungi, tak seperti daerah lain yang kadang was-was untuk beraktivitas karena rawannya kamtibmas,” terang Waworuntu didampingi Kasubag Humas Djufri Rorong.
Pada tahun 2012 angkatan kerja di Tomohon 43.906 dan yang bekerja sebanyak 40.095. sedangkan, tahun 2013 angkatan kerja menjadi 44.208 dan yang bekerja 41.604.
“Mudah-mudahan dengan banyaknya program pemerintah di tahun 2014 ini, akan terus menekan angka pengangguran, sehingga membuat Tomohon menjadi lebih maju lagi ke depan. Masyarakat memang harus giat berusaha untuk menjadi maju dan sejahtera tak boleh bermalas-malasan dan yang terpenting adalah harus tetap sekolah, karena banyak beasiswa atau bantuan bagi siswa agar memiliki sumber daya handal ketika bekerja nanti,” tukasnya.(Maria Wolajan)




















