Tomohon – Gelar Kota Adipura yang disandang Tomohon membuat Stake Holder di daerah ini menjadikan sampah sebagai “musuh” utama. Seperti penuturan Walikota Jimmy Eman yang memerintahkan semua jajaran terkait untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di Tomohon yang diperkirakan diproduksi masyarakat sekitar 15 kubik setiap harinya. Apalagi menjelang penilaian Adipuran tahap ke dua sekitar awal April nanti.
“Tomohon akan segera menghadapi penilaian tahap satu sudah dilaksanakan akhir tahun 2013 lalu, kini akan segera dilakukan penilaian tahap II untuk Adipura. Paling lambat mungkin pada akhir Maret atau awal April nanti, makanya dibutuhkan kerjasama masyarakat untuk menopang pemerintah dalam meraih Adipura, dengan menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan diri membuang sampah pada jam dan tempatnya sesuai dengan jam buang sampah yang sudah disosialisasikan Pemkot Tomohon,” kata Kaban BLH Kota Tomohon Freddy Kaligis.
Kaligis menuturkan jika hal tersebut diterapkan oleh segenap elemen masyarakat Tomohon, dirinya yakin Piala Adipura bisa kembali diboyong ke Tomohon.
“Tak muluk-muluk jika target Adipura Kencana yang menjadi misi Walikota bisa tercapai jika semua usaha pengelolaan sampah ini benar-benar dilakukan,” tandas Kaligis. (Maria Wolajan)




















