Gubernur Hadiri Pentahbisan Gereja Katolik St Ignatius Manado  

Pentahbisan Gereja Katolik St Ignatius Manado
Pentahbisan Gereja Katolik St Ignatius Manado

Manado – Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang yang didampingi oleh Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil, Kapolda Sulut Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga, Bupati Sitaro Tonny Supit, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP, Kadis Kesehatan Dr. Grace Punuh, Kadis Perikanan dan Kelautan Ir. Ronald Sorongan, Msi dan Kadis Perhubungan Pemprov Sulawesi Utara Joi Oroh, SH, mengadiri Pentahbisan Gedung Gereja Katolik Paroki St. Ignatius Manado, pada Kamis, (31/07).

 

Pelaksanaan Upacara Pemberkatan dan Pengresmian Gedung Gereja dipimpin oleh Uskup Manado Mgr. J. Suwatan yang diawali dengan Pemberkatan Dinding Bagian Luar Gedung Gereja, Penandatangan Prasasti dan Pengguntingan Pita, selanjutnya Upacara di dalam Gereja yang terdiri dari Pemberkatan Dalam Gereja, Pemberkatan Salib, Pemberkatan Gapura Patung Hati Kudus Yesus Pemberkatan Gapura Patung Bunda Maria dan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan banyak selamat atas ditahbiskannya Gedung Gereja St Ignatius ini dan berharap semoga keberadaan gereja yang indah, megah dan mewah ini akan semakin menumbuhsuburkan iman percaya umat dalam menunaikan visi mulianya, serta akan semakin memantapkan tekad dan komitmen seluruh umat dalam kiprah, kerja dan karya pelayanan bergereja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Sarundajang juga berharap bahwa kemegahan Gereja St Ignatius dengan arsitekturnya yang mewah dan unik dapat menjadikan Gedung Gereja ini sebagai ikon untuk Kota Manado, yang nantinya akan berimplikasi pada kunjungan wisatawan di daerah ini.

 

Sementara itu menurut Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Harry Sambuaga, dalam laporannya bahwa pentahbisan Gedung Gereja  ini bertepatan dengan peringatan HUT paroki Gereja St Ignatiusyang ke 60. Oleh karena itu masih banyak hal-hal berkaitan dengan pembangunan gedung gereja yang perlu di selesaikan dan panitia berusaha agar gedung gereja ini dapat menampilkan sesuatu yang istimewa pada sisi arsitektur dan interiornya.  Pembangunan Gedung gereja ini telah memakan waktu sekitar 8 tahun dan biaya yang telah terpakai sekitar 20 Milyar yang merupakan dari sumbangan warga gereja. (jemsy)

 

Tinggalkan Balasan