Mitra – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) terpilih, James Sumendap (JS) memastikan akan memberlakukan sistem absensi sidik jari bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra).
Menurutnya, absensi dengan metode sidik jari ini efektif mengkontrol disiplin PNS.
“Untuk kedisiplinan para pegawai, maka dalam pemerintahan kami ke depan akan diberlakukan daftar hadir elektronik dengan menggunakan sidik jari. Ini dilakukan guna menghindari adanya manipulasi kehadiran,” tegas Sumendap belum lama ini.
Lanjutnya, hal ini penting dilakukan guna mengoptimalkan pelayanan dimasing-masing instansi. “Dengan system ini maka akan kelihatan pejabat termasuk para staf pegawai yang malas ngantor. Tentunya yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai kentuan yang ada,” katanya.
Langkah yang diambil bupati terpilih ini, diapresiasi oleh masyarakat Mitra. Dimana mereka menilai, ini suatu langkah yang baik untuk pemerintahan JS-RK kedepan. “Ini suatu terobosan yang baik sekali dari bupati terpilih. Perlunya, dilakukan sistemn tersebut agar PNS ada efek jerah dan taat pada disiplin birokasi,” kata Ronald Sahelangi tokoh pemuda dan pemerhati Mitra.
Selain apresiasi, dia juga meminta pada pemimpin yang baru agar semua masyarakat dapat dirangkul, sehingga tidak ada lagi perbedaan pasca pemilukada yang baru usai dikabupaten ini. “karena era politik sudah selesai, kami mintakan pemerintahan yang baru dapat merangkul semua masyarakat Mitra,” tukasnya.





















