Bupati ROR: Menanam dan Beternak Hanya Jadi Slogan Bila Tidak Kita Laksanakan

Minahasa – Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), Generasi Lintas Agama (GLA), bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, mencanangkan program Menanam dan Beternak, di perkebunan Desa Tonsealama Kecamatan Tondano Utara, Selasa (06/12) pagi.

Ketua FKUB Minahasa, Pdt Welly Pondaag STh dalam laporannya mengatakan, selain untuk ketahanan pangan hadapi krisis global, pencanangan ini juga sekaligus melatih GLA mencintai dunia pertanian, bahkan boleh sukses di dunia pertanian yang merupakan sumber pangan yang dapat menopang ketersediaan pangan di Minahasa, menghadapi krisis global yang mengancam.

“Selain Menanam dan Beternak, kami juga ada pelatihan dan proses pembuatan pupuk kompos dan pestisida nabati, ini bentuk langkap mencari solusi untuk ketersediaan pupuk,” ujar Pondaag.

Sementara, Bupati Minahasa Dr Ir Royke Oktavian Roring MSi, yang hadiri didampingi Ketua TP PKK Minahasa, sekaligus Ketua KTNA Minahasa, Dra Fenny Ch M Roring-Lumanauw SIP, dalam sambutan sebelum menanam bersama mengatakan, yang didambakan dari pencanangan ini adalah implementasi program ini di masing-masing kelompok, hingga seluruh masyarakat.

Menurutnya, menanam dan beternak hanya akan jadi slogan bila tidak dilakukan oleh masyatakat.

“Tentu akan memberikan efek yang sangat besar kalau menanam dan beternak ini benar-benar kita laksanakan. Jadi, pencanangan ini hanya gaung, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita sungguh-sungguh merealisasikannya di kehidupan kita sehari-hari,” kata Bupati.

“Menghadapi krisis global ini, menaman dan beternak sangat penting dalam menekan inflasi, agar meski dunia resesi, kita tetap resepsi karena ketersediaan pangan kita melimpah. Tapi, beternak dan menanam hanya akan jadi slogan bila kita tidak melakukannya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten II Sekdakab Minahasa Ir Wenny Talumewo MSi, Kepala Kantor Agama Minahasa Pdt Dolie Tangian STh MPdk para Kepala Dinas dan tamu undangan lainnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan