Bitung – Akibat terserang Demam berdarah dengue (DBD) bocah 10 tahun bernama Reva Rotty, warga kelurahan Girian Atas meregang nyawa dan menghembuskan nafas terakhir.
Kematian Reva yang tragis menjadi topik hangat warga Bitung di medsos.
Informasi dihimpun wartawan, Reva sudah mengalami panas tinggi sejak beberapa hari. Sayangnya ia terlambat dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya nyawanya tak tertolong. Ia terdiagnosa terserang virus DBD.
Kepala dinas Kesehatan kota Bitung Frangky Soriton ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (17/01) membenarkan kejadian tewasnya bocah itu akibat DBD.
Soriton mengatakan, pihaknya telah meneliti rumah korban dan ditemukan jentik nyamuk pada vas bunga serta bak penampungan air.
“Kita bersimpulkan dari sanalah asal jentik nyamuk mengakibatkan reva meninggal,” ungkapnya.
Belajar dari kejadian ini, ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan melakukan fogging di sekitar lokasi.
Fogging besar – besaran juga akan dilakukan di sejumlah tempat potensial bertumbuhnya jentik nyamuk.
Selain bocah Reva, diungkapkannya ada dua lagi bocah diduga menderita DBD.
Keduanya sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan kedua bocah tersebut kondisinya sementara dipantau oleh dinas kesehatan.
“Belajar dari kematian Reva,orang tua harus lebih waspada jika anak panas terus menerus, cepat bawa di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. keluarga juga harus memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya,” tutup soriton.


























