Manado- Nilai ekspor produk non migas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Desember 2013 mencapai US$90,41 juta.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Faizal Anwar mengatakan nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan sebelumnya di tahun yang sama.
“Desember 2013 nilai ekspor Sulut mencapai US$90,41 juta mengalami peningkatan sekitar 8,28 persen dibanding ekspor November 2013 yang sebesar US$83,50 juta,” kata Anwar.
Lanjut ia katakan, lemak minyak hewan/nabati merupakan komoditi ekspor terbesar Provinsi Sulut pada bulan Desember 2013.
“Dari total nilai ekspor khusus produk lemak dan minyak nabati sebesar US$63,29 juta atau 70 persen dari keseluruhan produk yang diekspor,” jelasnya.
Katanya, negara tujuan ekspor terbesar Sulut pada akhir tahun 2013 adalah negara Belanda dengan nlai US$26,44 juta atau 29,24persen dari total nilai ekspor.
Pintu ekspor terbesar, katanya untuk produk Sulut pada bulan Desember 2013 adalah Pelabuhan Bitung dengan nilai ekpor sebesar US$70,01 juta atau 77,43 persen terhadap total nilai ekspor.
Katanya, secara kumulatif nilai ekpor Sulut pada Januari-Desember 2013 mencapai US$878,47 juta dengan ekspor melalui Sulut US$738,09 juta dan sisanya melalui luar provinsi Sulut US$139,38 juta.(nancy)




















