Manado – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sulawesi Utara memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang saat mudik lebaran.
“Ada lonjakan penumpang, diperkirakan naik 10 persen,” ungkap Kepala Diskominfo Joi Oroh.
Lonjakan penumpang, kata Oroh, akan terlihat pada H-2 sampai H+2 untuk arus baliknya. Tujuan pemudik yang diprediksi ramai yakni rute Manado-Gorontalo dan Manado-Palu.
Antisipasi atas lonjakan tersebut, lanjut dia, sudah dilakukan. Diskominfo telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan di masing-masing kabupaten/kota, termasuk pengusaha angkutan dan Organda.
Untuk angkutan darat ia merasa sudah cukup. Sedikitnya ada 111 armada bus angkutan kota antarprovinsi (AKAP) dan 1.302 armada bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP). Sementara taksi ada 317 kendaraan yang siap melayani. Bentuk antisipasi lainnya dengan menyediakan armada DAM
Untuk penyedia jasa angkutan, Oroh mengingatkan, menyangkut kelayakan kendaraan. “Harus ada jaminan keselamatan penumpang,” katanya.
Dishubkominfo Sulut akan melakukan pengecekan langsung di terminal terutama rem yang kerap jadi persoalan. Adapun untuk angkutan laut, kata Oroh, perlu diantisipasi faktor cuaca. Curah hujan tinggi dan gelombang laut harus jadi pertimbangan utama pemudik yang menggunakan angkutan laut.
Selain itu, ia menegaskan, tak ada kenaikan tarif sepihak dari penyedia layanan angkutan umum. Tarif tetap berlaku sesuai Surat Keputusan Gubernur yang sudah ditetapkan sebelumnya. (tmc/eve)


























