MITRA- Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Mitra, bekerjasama dengan Dinas Perindakop Provinsi melalui Unit Balai Pengaduan Transaksi Perdagangan (UPTD) menggelar sosialisasi Peningkatan Pemahaman Masyarakat Menuju Konsumenn Cerdas (PM2KC), bertempat di gedung Nona Rengke, Tosuraya, kecamatan Ratahan, Kamis (31/10).
Ketua panitia Kleruk Joseph, dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait kesadaran masyarakat menuju konsumen cerdas. “Kegiatan ini untuk lebih mendekatkan masyarakat agar menjadi konsument yang cerdas, bagi setiap produk yang dijual dipasaran,” terangnya.
Dia mengatakan, lewat kegiatan ini, masyarakat diajarkan untuk bagaimana menyadari dan memilih produk yang sehat meskipun murah. “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin menyadari dan memilih produk yang berguna bagi kehatan tubuh kita,” ujarnya.
Senada dikatakan Kepala Disprindakop Provinsi yang disampaikan Kepela UPTD Viktor Hans Daud, SE menyebutkan, kegiatan ini lebih memupuk konsument, untuk memilih produk yang sehat dan mencintai produk dalam negeri. “Karena ada produk yang memang tidak sehat dan tidak menjamin keselamatan dari konsument. Sekaligus juga kita mengajak konsument untuk mencintai produk dalam negerin,” ujarnya lagi.
Dia menjelaskan, konsument juga dilindungi oleh undang-undang. Jadi, konsument layak melaporkan apabila produk yang dikonsumsi bermasalah. “Perlindungan konsument ini, tertera pada uu nomor 8 tahun 99 tentang perlindungan konsument yang tidak memenuhi unsur keselamatan, keamanan, keselamatan serta lingkungan,” jelasnya.
Lanjutnya, pelaku usaha juga perlu untuk mencermati produk-produk yang sudah kadar luarsa yang jelas mengancancam keselamatan dari konsument. “Bukan hanya berbicara perlindungan konsument saja, akan tetapi penegasan terhadap pelaku usaha terkait produk itu juga sangat penting,”tukasnya.
Diketahui, sosialisasi itu melibatkan unsur masyarakat serta pelaku usaha yang ada didaerah ini. Dengan pemateri baik dari Perindakop Mitra, Drs Piether Owu ME serta pemateri dari Provinsi sendiri. (Alfian Tompunu)




















