Minahasa – Naas dialami Opa Welly Wawolangi (76), warga Kelurahan Tuutu Kecamatan Tondano Barat. Dirinya tewas secara mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP) setelah dihantam mobil dum truck tak dikenal, diruas jalan Kelurahan Roong Kecamatan Tondano Timur, tepatnya di kompleks pembangunan Monumen Benteng Moraya, Kamis (10/09) sore, sekitar pukul 05.30 wita.
Informasi diperoleh Cybersulutnews.co.id menyebutkan, kejadian berawal saat Opa Welly pulang dari tempat kerjanya menggunakan sepeda kayuh. Tepat berada hampir 100 meter dekat Monumen Benteng Moraya Roong, Opa Welly bermaksud melintasi jalan dengan sepedanya.
Namun, bertepatan dengan itu, datang dari arah Kelurahan Tonsaru, sebuah dum truck, yang oleh keterangan saksi berwarna hijau, dengan kecepatan tinggi menuju arah pusat Kota Tondano, yang kemudian menabrak korban saat sudah berada ditengah jalan.
“Saat itu saya sedang berada tak jauh dengan posisi Opa Welly. Saat dia melintas jalan, datang truck berwana hijau itu dengan kecepatan tinggi, dia sempat mengerem tapi tak bisa menghindar lagi lalu menabrak korban hingga terpental sampai kedalam sawah,” ujar saksi yang enggan namanya disebutkan tersebut, sembari menambahkan bila usai menabrak, mobil truck tersebut langsung melarikan diri ke arah pusat Kota Tondano.
“Melihat kejadian ini, bersama warga yang lain kami kemudian berusaha memberikan pertolongan, namun kelihatannya korban sudah tak bernyawa lagi,” ujarnya.
Mendapat informasi kecelakaan ini, pihak Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi terhadap korban, ke RSUD Sam Ratulangi Tondano.
Kepala Unit Laka Polres Minahasa, Iptu Ayon Suparyon mengatakan, pihaknya saat ini sementara mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mencari tau identitas kendaraan dan pelaku tabrak lari ini.
“Untuk mobil truk yang menabrak korban, masih dalam pengejaran pihak Satlantas Polres Minahasa. Semoga saja segera ditemukan,” ujarnya.(fernando lumanauw)





















