
“Jangan-jangan ini sudah direkayasa. Karena sebelum melakukan penggeledahan, minggu yang lalu kami menerima informasi sudah ada beberapa jaksa yang duluan ketemu dengan Dirut PD Pasar dan bagian keuangan. Ini menjadi pertanyaan, ada apa ?,” ungkap Moning kepada Cybersulutnews.co.id, Selasa malam di Manado.
“Tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi. Jangan-jangan mereka (PD Pasar-red) telah menghilangakan bukti-bukti pada kasus itu,” sambung Moning dengan nada tegas.
Ditambahkan Moning, pihaknya akan mengawal pihak kejaksaan dalam melakukan penyidikan dan penyelidikan pada kasus dugaan korupsi tersebut.
“Kita juga akan mengawal kasus ini. Jadi jika ada oknum jaksa yang coba-coba bermain akan kita lapor. Ingat kita juga mengawal kasus ini,” tegas Moning.
Sementara Ketua Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Yudi Handono ketika dikonfirmasi Cybersulutnews.co.id di ruang kerjanya mengaku tidak mengetahui kalau anak buahnya telah duluan bertemu dengan Dirut serta bagian keuangan PD Pasar sebelum melakukan penggeledahan.
“Ya hari ini tim jaksa memang telah melakukan penggeledahan di Kantor PD Pasar. Tapi soal pertemuan itu saya tidak tau. Mungkin itu dalam rangka penyelidikan,” kata Handono.
Ia pun menambahkan, pihaknya serius mengungkap kasus dugaan korupsi yang sudah merugikan negara miliaran rupiah itu. “Kita serius mengungkap kasus ini,” ungkapnya.(jenglen manolong)




















