Gubernur YYulius Selvanus ketika meninjau kolam renang Rano Wangun (Foto : ist)
Manado โ Kolam Renang Rano Wangun di Sario, Kota Manado, yang selama puluhan tahun pernah menjadi โkolam matiโ karena airnya tak pernah diganti, kini berpeluang bangkit jadi ikon olahraga air baru Sulawesi Utara.
Pemerintah Provinsi Sulut, dipimpin oleh Gubernur Yulius Selvanus, siap melakukan revitalisasi bertahap untuk menghidupkan kembali fasilitas bersejarah ini.
Gubernur Yulius, mantan atlet renang yang pernah mengukir prestasi, mengaku sedih melihat kondisi kolam yang memprihatinkan tersebut.
Tapi rasa sayangnya kepada olahraga air dan upaya pembinaan generasi muda memunculkan komitmen kuat untuk merestorasi kolam tersebut.
“Kolam ini bukan hanya untuk atlet, tapi juga untuk anak-anak sekolah dan masyarakat,” tegasnya saat dua kali meninjau lokasi.
Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulut, revitalisasi akan dimulai dari evaluasi teknis, perencanaan desain modern namun tetap mempertahankan nilai sejarah, hingga renovasi fisik yang masif.
Perbaikan meliputi kolam utama, sistem sirkulasi air, area penonton, ruang ganti, dan fasilitas pendukung lainnya yang akan mengembalikan kemegahan kolam legendaris ini.
Menurut Kepala Dispora Sulut, Jemmy Ringkuangan, langkah ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan wujud nyata kepemimpinan yang perhatian terhadap masa depan generasi muda dan olahraga daerah.
“Ini adalah bukti nyata komitmen Gubernur terhadap dunia olahraga,” ujarnya.
Pemprov Sulut menargetkan Kolam Renang Rano Wangun menjadi pusat pelatihan renang dan tempat pembinaan atlet muda profesional yang dapat berprestasi sampai tingkat nasional.
Di samping itu, kolam ini juga akan menjadi ruang aktivitas kesehatan dan sosial bagi masyarakat, mendorong gaya hidup sehat dan mempererat komunitas olahraga di Sulut.
Dengan revitalisasi ini, Kolam Rano Wangun siap menyelam dari masa kelamnya ke era kejayaan baru, menjadi warisan olahraga sekaligus ikon kebanggaan warga Sulawesi Utara.



















