Manado – Sulawesi Utara mencatat sejarah dengan menjadi tuan rumah turnamen nasional eSport pertama yang mengusung game lokal hasil karya anak bangsa, Wardeka.
Turnamen bertajuk “Warbiasa Governor League Esport Competition” ini tidak hanya menguji keahlian para pemain dari berbagai kota besar Indonesia, tapi juga memadukan budaya, seni, dan teknologi dalam dunia digital.
Game Wardeka, buatan pemuda Sulawesi Utara, sukses menghadirkan pengalaman kompetitif yang sarat dengan nilai edukatif dan kekayaan budaya Nusantara.
Ratusan peserta dari wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga Sulawesi, beradu strategi dan skill secara daring demi gelar juara nasional.Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyambut hangat turnamen ini sebagai simbol kebangkitan kreativitas digital dan ekonomi kreatif Indonesia.
“Ini bukan sekadar kompetisi, tapi sebuah gerakan untuk memperlihatkan potensi besar generasi muda dalam teknologi sekaligus memperkenalkan budaya kita ke kancah global,” ujarnya.
Tidak hanya menjadi arena tanding, Wardeka juga membuka peluang lapangan kerja dan pengembangan pariwisata digital di daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, berharap Sulawesi Utara dapat terus menjadi pusat event kreatif nasional yang mengintegrasikan budaya, pariwisata, dan teknologi.
Turnamen ini pun bernuansa semangat Sumpah Pemuda, mengajak generasi muda Indonesia untuk bersatu dalam satu karya guna mengangkat nama bangsa di dunia digital.
Grand Final Warbiasa Governor League digelar pada 13 Oktober 2025 dengan finalis dari seantero provinsi bertarung memperebutkan juara nasional.
Acara ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah mendukung inovasi digital sekaligus mempromosikan Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif.




















