Manado – Untuk kebutuhan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan uang sebesar Rp1,17 triliun.
“Jika dibandingkan Desember tahun lalu, jumlah tersebut mengalami penurunan. Kalau lalu Rp1,4 triliun. Kita turunkan karena untuk penukaran uang jelang Idul Fitri tidak dibandingkan jelang Natal dan Tahun Baru relatif tidak terlalu besar,” ungkap Kepala BI Sulut Andry Prasmuko.
Hingga kini, disebutkannya, situasi penukaran uang masih cenderung stabil. Meski animo masyarakat (tukar uang) cukup banyak.
Diketahui, BI bekerja sama dengan perbankan melakukan kas keliling untuk penukaran uang di Sulut.
Ada 22 titik strategis, termasuk masjid, pasar, dan pusat keramaian menjadi sasaran lokasi penukaran uang tersebut.
“Secara keseluruhan, terdapat 67 kegiatan penukaran yang berlangsung pada periode 4-27 Maret 2025,” beber Prasmuko.
Untuk meningkatkan layanan prima, BI menerapkan sistem antrian digital melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui https://pintar.bi.go.id.
Dengan sistem ini masyarakat dapat mengatur jadwal penukaran secara lebih terorganisir dan menghindari antrean panjang.




















