Hujan Batu Diterjang, THL Satpol PP Malah Dipecat Dimasa Pemerintahan Lomban-Mantiri

Bitung – Rapat hearing dengar pendapat bersama ratusan mantan Tenaga Harian Lepas ( THL) yang dipecat pemerintahan MAMA, dihadiri Plt.Sekertaris Kota Bitung Malton Andalangi, Kepala BKD, dan Kabag Hukum di ruangan sidang DPRD,(10/8/2016).

Ratusan THL ini menyampaikan
berbagai keluhan dihadapan komisi A, diantaranya janji walikota untuk rekrutmen THL.

“Katanya diproritaskan orang Bitung, ternyata rekrutmen THL baru yang kami dapat dilapangan 30 persen bukan berdomisili di Kota Bitung, kalau rekrutmen berdasarkan kemampuan, kami siap bersaing bersama THL baru,” tukas beberapa THL.

“Kami sudah tersiksa selama 3 bulan di rumahkan oleh Pemkot Bitung, disaat pengumuman rekrutmen THL nama kami tidak masuk, Pemkot harus ada keadilan untuk rekrutmen THL baru,” ujar mereka.

Malah hal miris diungkapkan mantan THL yang dipekerjakan di Kantor Satpol PP bahwa berbagai resiko selama ini dialaminya seperti harus bentrok dengan warga, hujan batu disaat pembebasan lahan kawadan ekonomi khusus (KEK) dan lainnya.

“Kami sangat menyesal tidak ada perhatian dari Pemkot Bitung,” ungkap Decky.

Frangky Yulianto Anggota DPRD dari Partai Demokrat angkat bicara soal rekrutmen THL, ia menyampaikan Pemkot Bitung tidak transparan rekrutmen THL.
“Didapati memang ada dibeberapa dinas THL baru bukan orang Bitung, saya minta pemkot evaluasi kembali rekrutmen THL baru,” ungkap Yulianto.

Hal lain dikatakan Vicktor Tatanude bahwa pemerintah Kota Bitung harus melakukan evaluasi dan melakukan peninjauan kembali terhadap 166 THL yang di pecat.

“Rekrutmen THL Pemerintah Kota Bitung harus adil, Saya minta ada baiknya pemkot Bitung menambahkan saja THL di Kantor Satpol-PP dari 201ditambahkan saja menjadi 300 orang, dari sebelumnya 201orang,” tutur Tatanude.(ferry bolung)

Tinggalkan Balasan