
Manado- Industri Kecil Menengah (IKM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap masuk pasar bebas Asean di tahun 2015 nanti.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng melalui Kepala Bidang Fasilitasi dan Pengembangan IKM, Alwie Pontoh mengatakan memasuki pasar bebas Asean di tahun 2015 nanti, IKM bahkan industri dituntut agar dapat bersaing dengan negara luar.
“Pada tahun 2015 akan ada pasar bebas Asean yakni dengan bebasnya negara-negara yang tergabung dalam Asean untuk memasarkan produknya,” katanya.
Kata, Alwie, jangan sampai IKM di Sulut menjadi penonton dalam era pasar bebas nanti.
“Mulai sekarang, IKM di Sulut dipersiapkan untuk masuk ke era tersebut, diawali dengan sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi IKM khusus pangan di Sulut,” jelasnya.
Katanya, untuk memasuki pasar bebas akan ada syarat-syarat bagi produk IKM agar bisa masuk pasar Internasional.
“Selain kesiapan ber-SNI juga diharapkan produk yang ditampilkan aman dan sehat,” katanya.
Kementerian Perindustrian, Ir Etty Tresnalarawati Msi mengatakan pihaknya berharap dengan adanya sosialisasi SNI ini akan memberikan pengetahuan kepada IKM agar produk-produknya mampu diperhitungkan dalam pasar tradisional.(Nan)

























